KAREBAKALTIM.com, Bontang – Untuk meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebakaran tahun 2026, Disdamkartan Bontang mengajukan beberapa pengadaan armada dan sarana pendukung. Kepala Disdamkartan, Amiluddin, mengungkapkan bahwa tahun depan pihaknya telah mengusulkan dua armada baru yakni satu unit fire mini dan satu unit kendaraan Smart Fire untuk edukasi anak.
Fire mini diajukan karena kebutuhan mendesak terhadap kendaraan kecil yang mampu menjangkau jalan-jalan sempit, terutama di wilayah padat penduduk dan pesisir. Sementara Smart Fire Car menjadi penguatan program edukasi keselamatan kebakaran anak.
“Pengajuannya sudah kami masukkan. Kita berharap 2026 bisa terpenuhi,” katanya.
Selain armada untuk daratan, Disdamkartan juga mengajukan penambahan floating pump untuk empat pulau binaan. Saat ini setiap pulau hanya memiliki satu pompa, yang dinilai belum cukup untuk penanganan cepat.
“Kami ingin tambah satu unit lagi di tiap pulau. Struktur bangunan di sana mudah terbakar karena dari kayu. Dengan dua unit, penanganan bisa lebih cepat,” terangnya.
Usulan ini juga termasuk penguatan SDM, karena tiap pulau sudah ditempatkan minimal satu personel untuk memantau kondisi dan memberikan respons awal bila terjadi insiden.
Penambahan sarana diprediksi akan meningkatkan kualitas pelayanan Disdamkartan secara signifikan. Dengan wilayah Bontang yang terus berkembang, kebutuhan pemadam kebakaran pun harus terus mengikuti dinamika dan risiko yang ada. (Adv)




