KAREBAKALTIM.com, Bontang – Suasana ceria memenuhi halaman Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Kamis (20/11/2025). Puluhan murid PAUD Anggrek III dari Kelurahan Berbas Pantai datang berkunjung untuk mengikuti program edukasi keselamatan yang rutin digelar Disdamkartan.
Program ini dirancang untuk mengenalkan profesi pemadam kebakaran dan pentingnya keselamatan sejak usia dini. Begitu tiba, anak-anak langsung disambut ramah oleh petugas yang telah menyiapkan sesi belajar interaktif, lengkap dengan demo peralatan dan simulasi sederhana.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai peralatan pemadaman kebakaran, mulai dari selang, nozzle, hingga perlengkapan rescue yang biasa digunakan dalam situasi darurat. Anak-anak juga diajak melihat mobil pemadam dari jarak dekat, sambil diberikan penjelasan mengenai fungsi tiap peralatan secara sederhana dan menyenangkan.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian para siswa adalah ketika petugas memperlihatkan hewan edukasi milik Unit Rescue, seperti ular jinak dan buaya kecil. Hewan-hewan tersebut merupakan contoh satwa yang biasa dievakuasi tim Damkar saat muncul di pemukiman warga.
Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan pengawasan ketat dari guru, orang tua, serta petugas Disdamkartan untuk memastikan keamanan para peserta.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menegaskan bahwa edukasi keselamatan harus dikenalkan sejak usia dini agar dapat menjadi kebiasaan jangka panjang.
“Pengenalan seperti ini penting agar anak-anak memiliki gambaran tentang bahaya kebakaran dan mengetahui langkah awal penyelamatan diri. Edukasi keselamatan tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi harus dimulai sejak usia PAUD,” ujar Amiluddin.
Ia menambahkan bahwa metode yang digunakan Disdamkartan memang dirancang agar cocok untuk anak-anak.
“Model interaksi langsung membuat informasi lebih mudah diterima. Mereka belajar sambil bermain, dan itu membuat pesan keselamatan lebih membekas,” jelasnya.
Usai seluruh sesi edukasi dan simulasi, kegiatan ditutup dengan foto bersama antara para murid, guru, dan petugas pemadam kebakaran. Anak-anak tampak antusias berpose di depan armada Damkar sambil melambaikan tangan ke kamera.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermakna bagi para peserta, sekaligus menumbuhkan kesadaran keselamatan sejak usia dini. (Adv)




