KAREBAKALTIM.com, Bontang – Warga di Jalan Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, mendadak dibuat panik setelah seekor ular kobra masuk ke dalam rumah pada Sabtu (22/11/2025) malam. Kekhawatiran pemilik rumah, Syahril, langsung memuncak karena ular jenis ini dikenal sangat berbahaya dan memiliki bisa mematikan.
Tanpa menunggu lama, Syahril segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang melalui telepon untuk meminta bantuan. Laporan masuk sekitar pukul 20.12 Wita, dan Regu Rescue 2 (Bravo) Pos Bontang Lestari langsung diberangkatkan menggunakan satu unit mobil fire.
Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, membenarkan adanya laporan ular berbisa masuk rumah tersebut. Menurutnya, ancaman dari ular kobra tidak bisa dianggap sepele sehingga respons cepat sangat diperlukan.
“Begitu menerima laporan dari warga, tim langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran. Alhamdulillah ular berhasil diamankan dalam waktu singkat sehingga tidak menimbulkan bahaya bagi penghuni rumah,” ujar Sarkani.
Setibanya di lokasi pada pukul 20.15 Wita, petugas rescue langsung melakukan tindakan pengamanan area dan melakukan pencarian terhadap ular tersebut. Berkat pengalaman serta kecekatan tim, ular berhasil ditemukan dan dievakuasi sekitar pukul 20.20 Wita.
Proses penanganan berlangsung cepat tanpa kendala berarti. Setelah ular diamankan, petugas memastikan tidak ada ular lain ataupun potensi tempat persembunyian di sekitar rumah.
Tindakan evakuasi ini melibatkan empat personel regu Bravo Pos Bonles. Terdiri dari Akhmad Albar, Saprizal, Agus Kure, dan Iskandar. Sarkani menjelaskan bahwa kemunculan ular di permukiman biasanya dipicu perubahan cuaca, habitat yang terganggu, atau area sekitar rumah yang lembap dan gelap. Ia mengimbau warga agar tetap waspada, terutama pada malam hari.
“Warga sebaiknya menjaga kebersihan, menutup celah rumah, dan segera melapor jika melihat satwa liar, khususnya hewan berbisa seperti kobra. Kesigapan melapor dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, situasi akhirnya kembali aman dan terkendali. Disdamkartan Bontang memastikan siap siaga 24 jam untuk respon darurat serupa di wilayah Kota Bontang. (Adv)




