KAREBAKALTIM.com, Bontang – Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Jl. Kapten Pierre Tendean, Bontang Kuala, Sabtu (22/11/2025) pagi. Seorang pemuda bernama Agung mengalami luka cukup serius setelah menabrak sebuah mobil yang sedang terparkir tepat di depan Taman Adipura.
Insiden tersebut segera dilaporkan oleh Nanik Kadarsih, anggota Regu 3 Disdamkartan Bontang, yang melihat kondisi korban membutuhkan penanganan medis cepat. Laporan masuk pada pukul 09.00 Wita, dan hanya dua menit kemudian tim medis bergerak menuju lokasi menggunakan ambulans medis.
Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, mengatakan respons cepat menjadi kunci dalam menolong korban kecelakaan jalan raya.
“Begitu laporan diterima, tim langsung diberangkatkan. Dalam hitungan menit petugas sudah berada di lokasi untuk memastikan korban mendapat pertolongan pertama yang tepat,” ujarnya.
Setibanya di lokasi pukul 09.04 Wita, tim medis Regu 3 langsung melakukan pemeriksaan kondisi korban. Korban mengalami sejumlah luka, termasuk serpihan kaca yang menempel di wajah, luka lecet, serta luka sobek pada bagian hidung akibat benturan keras.
Tim medis kemudian membersihkan luka menggunakan NaCl, mengangkat serpihan kaca dengan teknik khusus agar tidak memperparah cedera, dan menutup luka sobek di hidung menggunakan kasa steril. Proses penanganan berlangsung hingga pukul 09.22 Wita.
“Fokus kami adalah menghentikan perdarahan, membersihkan luka, dan mencegah infeksi. Serpihan kaca yang menempel pada wajah cukup banyak sehingga butuh kehati-hatian tinggi,” lanjut Sarkani.
Personel yang terlibat dalam penanganan ini terdiri dari Anwar, Gunawan, Lidia, M. Said (Rescue Regu 3), dan Fadli (Regu 3). Mereka bergerak cepat dan bekerja secara terkoordinasi untuk memastikan korban stabil sebelum diarahkan mendapatkan perawatan lanjutan.
Sarkani mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di kawasan pemukiman dan area ramai seperti Bontang Kuala.
“Kecelakaan seperti ini sering terjadi karena kurangnya antisipasi. Kami berharap masyarakat lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Disdamkartan Bontang memastikan bahwa seluruh layanan medis dan rescue untuk situasi darurat dapat diakses kapan pun tanpa biaya. Masyarakat cukup melapor melalui kanal resmi atau langsung menghubungi pos terdekat ketika membutuhkan pertolongan. (Adv)




