KAREBAKALTIM.com, Bontang – Warga di kawasan Jl. RE Martadinata, tepatnya di sebuah warung minuman Biltia, dikejutkan dengan kemunculan seekor biawak liar pada Jumat (21/11/2025) sore. Hewan berdarah dingin itu masuk ke area warung dan membuat karyawan panik hingga akhirnya meminta bantuan langsung ke Pos Loktuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang.
Pelapor bernama Aril datang terburu-buru ke pos, melaporkan bahwa seekor biawak tampak merayap di sekitar warung dan dikhawatirkan mengancam keselamatan pengunjung maupun karyawan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 2 (Bravo) Pos Loktuan langsung bergerak cepat. Dua personel, yakni Dandru Irvan dan Noorhan, diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit motor rescue. Respons cepat terlihat dari waktu penanganan yang hanya berlangsung beberapa menit.
Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut tim bergerak hanya tiga menit setelah laporan diterima.
“Petugas tiba di lokasi pukul 16.13 Wita dan langsung melakukan pengamanan area. Biawak berhasil dievakuasi dengan aman pada pukul 16.18 Wita. Tidak ada kendala berarti karena lokasi mudah dijangkau,” jelas Sarkani.
Ia menambahkan bahwa kemunculan biawak di kawasan permukiman dan tempat usaha memang cukup sering terjadi, terutama di daerah yang dekat dengan perairan atau semak-semak. Hewan ini bisa bertindak agresif jika merasa terancam, sehingga warga diminta untuk tidak melakukan penanganan sendiri.
“Biawak bisa menyerang dengan cakaran atau gigitan. Karena itu kami selalu imbau warga agar segera menghubungi petugas jika menemukan hewan liar masuk ke lingkungan mereka,” tegasnya.
Karyawan warung yang mendampingi proses evakuasi tampak lega setelah hewan tersebut berhasil ditangkap. Selanjutnya, biawak diamankan dan dibawa dari lokasi untuk mencegah gangguan berulang.
Disdamkartan Bontang juga mengapresiasi reaksi cepat warga yang langsung datang ke pos terdekat untuk meminta pertolongan. Respons cepat ini penting untuk mengurangi risiko dan menjaga keselamatan masyarakat.
Dengan kejadian ini, Sarkani kembali mengingatkan bahwa unit rescue Disdamkartan selalu siaga 24 jam dan siap menangani laporan hewan liar, mulai dari ular, buaya, hingga biawak seperti yang terjadi kali ini. (Adv)




