KAREBAKALTIM.com, Bontang – Suasana penuh keceriaan tampak di halaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang pada Minggu (23/11/2025). Tiga lembaga pendidikan anak usia dini, yakni TK/KB SPS Al Ikhwan, SPS Al Ikhlas, dan SPS Anggrek 1, datang berkunjung dalam agenda Kunjungan Profesi Damkar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program edukasi Disdamkartan Bontang yang bertujuan menanamkan pemahaman tentang bahaya kebakaran dan mengenalkan profesi pemadam kepada anak-anak sedari dini.
Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin menyambut langsung kedatangan para siswa, guru, dan pendamping. Ia mengapresiasi antusiasme anak-anak yang terlihat begitu semangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
“Edukasi kebakaran harus ditanamkan sejak usia dini agar mereka tumbuh dengan pemahaman tentang keselamatan. Kunjungan seperti ini sangat penting, karena anak-anak bisa belajar sambil bermain dan melihat langsung bagaimana petugas bekerja,” ujar Amiluddin.
Sebagai bentuk dukungan, Disdamkartan menyerahkan kalender edukasi Damkar kepada masing-masing sekolah sebagai media pembelajaran lanjutan di kelas.
Selama dua hingga tiga jam kegiatan berlangsung, para siswa diajak berkeliling melihat peralatan pemadaman kebakaran, mulai dari alat penanganan kebakaran rumah, gedung, hingga perlengkapan rescue untuk evakuasi hewan liar. Anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai hewan edukasi milik Unit Rescue, termasuk ular dan buaya yang berhasil menarik perhatian para peserta.
Salah satu momen paling seru adalah saat siswa diajak mencoba menyemprot air menggunakan nozzel. Sorak gembira terdengar ketika aliran air memancar kuat, memberikan pengalaman langsung bagaimana petugas Damkar melakukan pemadaman.
Amiluddin menegaskan bahwa Disdamkartan Bontang membuka kesempatan untuk seluruh sekolah yang ingin mengadakan kunjungan serupa. Prosedurnya pun mudah, cukup mengajukan surat permohonan resmi.
“Kegiatan edukasi ini sepenuhnya gratis, tidak dipungut biaya. Kami ingin semua anak di Bontang mendapatkan kesempatan belajar mengenai keselamatan dan tugas Damkar,” tambahnya.
Dengan edukasi yang dikemas menarik dan interaktif, kunjungan profesi ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, keberanian, serta kesadaran keselamatan pada generasi usia dini di Kota Bontang. (Adv)




