KAREBAKALTIM.com, Bontang – Sebuah kejadian unik namun cukup sering terjadi di kawasan pesisir kembali meminta kehadiran petugas penyelamatan. Seorang warga bernama Rahmat melapor langsung ke Pos Loktuan milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, Kamis (20/11/2025), setelah telepon genggamnya terjatuh ke laut di area perkampungan Selambai.
Laporan diterima petugas sekitar pukul 12.50 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, Rescue Regu 2 (Bravo) Pos Loktuan langsung bergerak ke lokasi menggunakan dua unit motor. Tim tiba hanya dalam waktu dua menit, mengingat jarak yang cukup dekat dari pos ke titik kejadian.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, menjelaskan bahwa masyarakat sering kali menganggap kejadian seperti ini sepele, tetapi evakuasi benda yang jatuh ke laut tetap membutuhkan teknik khusus agar aman dilakukan.
“Petugas tetap harus menggunakan prosedur standar untuk memastikan keselamatan, baik bagi warga maupun personel di lapangan. Di wilayah pesisir seperti Selambai, kondisi permukaan laut, arus, dan struktur rumah panggung harus diperhatikan,” ujar Sarkani.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan observasi dan menentukan titik jatuh HP menggunakan keterangan pemilik serta warga sekitar. Mengingat posisi rumah panggung di atas air, tim melakukan pencarian secara manual dengan metode pengangkatan bertahap di bawah lantai kayu. Setelah sekitar 20 menit bekerja, HP akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan utuh.
Pemilik HP, yang turut mendampingi proses evakuasi bersama beberapa warga, menyampaikan rasa lega dan terima kasih atas respon cepat petugas.
Personel yang turun dalam operasi ini antara lain Sulkifli, Ashabul Yamin, serta Rizqa yang bertugas mendokumentasikan kegiatan.
Sarkani kembali mengingatkan masyarakat agar segera meminta bantuan petugas jika terjadi insiden serupa, terutama di wilayah perairan. “Lebih baik melibatkan petugas agar penanganan dilakukan dengan aman. Kami selalu siap membantu,” tegasnya.
Evakuasi pun dinyatakan berhasil ditangani, dan kegiatan resmi ditutup pada pukul 13.10 Wita. (Adv)




