Kutai Kartanegara, KAREBAKALTIM.COM – Pelaksana Tugas Asisten III Pemkab Kukar, Dafip Haryanto, mewakili Bupati Kukar, membuka acara Open Race Ketinting Sport Mahakam Panglima Kodam (Pangdam) VI Cup 2023 di Sungai Mahakam Kota Raja Tenggarong, beberapa waktu lalu.
Pembukaan ditandai pengangkatan bendera star di kelas Veteran 500 CC Piston 94 oleh Komandan Dandim 0906/KKR, Letkol Inf Jeffry Satria.
Dafip menyebut, lomba perahu ketinting tersebut merupakan bagian dari olahraga kreasi dan digemari masyarakat Kukar, sehingga semakin berkembang ke depannya.
Dafip mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi semua pihak dalam rangka mengembangkan dan mempromosikan potensi wisata di Kota Tenggarong, serta untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi biaya pariwisata.
Olahraga kreasi seperti lomba perahu ketinting, kata dia, harus banyak didukung oleh berbagai pihak agar budaya ini bisa dilestarikan dan dilaksanakan secara rutin.
Menurutnya, hal ini juga sebagai upaya menjadikan atraksi budaya ini untuk menarik kunjungan wisatawan ke Tenggarong.
“Kami berharap, lomba ketinting ini masuk dalam agenda pariwisata Kukar, karena selain memperkenalkan obyek wisata yang ada di Kukar, juga mampu memacu pertumbuhan ekonomi dengan memberdayakan UMKM yang ada,” sebut Dafip.
Dafip menuturkan, Pemkab Kukar ke depannya akan terus mendukung terselenggaranya kegiatan ini sebagai ajang untuk mempromosikan kearifan lokal.
“Kita harapkan olahraga kreasi ini terus berkembang dengan baik, mengingat peminatnya juga banyak dan penontonnya selalu melimpah ruah, sehingga dapat memberikan hiburan kepada masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Komandan Dandim 0906/KKR, Letkol Inf Jeffry Satria, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Pangdam VI/Mulawaman dalam rangka HUT TNI ke-78 yang berlangsung selama tiga hari.
Sehingga, kegiatan ini bertambah meriah karena banyaknya pengunjung yang datang saat car free day.
“Kami berharap, olahraga tradisional ini ke depannya terus digelar, bahkan lebih ditingkatkan, sehingga bisa terus berkembang dan dilestarikan, dan tidak akan hilang tergerus oleh perkembangan zaman,” ucapnya. (ADV/DISDIKBUDKUKAR)
