KAREBAKALTIM.com, Bontang — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meresmikan Grand Opening Tomoro Coffee yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso Nomor 10, tepatnya di eks Gedung Bontang Plaza, pada Jumat pagi (15/8/2025).
Suasana hangat dan antusias menyelimuti acara yang menandai pembukaan cabang pertama Tomoro Coffee di Kota Bontang, sebuah langkah baru dalam mendekatkan cita rasa kopi premium dengan masyarakat lokal.
Wali Kota Bontang, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Tomoro Coffee sebagai wujud nyata investasi kreatif di kota ini.
“Saya sangat mendukung hadirnya Tomoro Coffee. Ini bukan sekadar kedai kopi, tapi menjadi simbol kemajuan, ruang interaksi anak muda, investor, dan masyarakat umum,” ucapnya.
Politisi Golkar itu juga mengenang hubungan personal dengan beberapa tamu yang hadir, menciptakan suasana hangat dan kekeluargaan.
Neni bilang bahwa pentingnya melibatkan tenaga kerja lokal, khususnya anak-anak muda Bontang, serta menyampaikan harapan agar seluruh area Bontang Plaza bisa kembali hidup dan produktif.
Tak hanya itu, Wali Kota juga memberikan ide agar area ini bisa dikembangkan lebih lanjut menjadi pusat rekreasi masyarakat.
“Bayangkan jika ke depan bisa dibuka gym, tempat fitness, atau co-working space. Semoga tempat ini berkembang menjadi pusat pertemuan dan inovasi,” tuturnya di akhir sambutan.
Perwakilan manajemen Tomoro Coffee, Cecilia Kusno Kwee menyampaikan bahwa Tomoro Coffee hadir bukan hanya sebagai tempat menikmati kopi, melainkan juga sebagai ruang temu, diskusi, dan relaksasi bagi seluruh kalangan.
“Kami ingin Tomoro Coffee menjadi rumah kedua bagi masyarakat. Tempat ini kami harap dapat membawa keberkahan, membuka lapangan kerja, dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Kota Bontang,” ucap Cecilia.
Acara ditutup dengan pengguntingan pita secara simbolis di depan gerbang Tomoro Coffee, menandai dibukanya secara resmi cabang pertama ini.
Suasana riuh rendah penuh semangat mewarnai momen tersebut, yang dihadiri oleh Marda Djaja dan Norhan Mulkan Djaja selalu owner, Tim Tomoro Coffee pusat, berbagai elemen masyarakat dan pegiat usaha lokal. (Adv)



