KAREBAKALTIM.com, Penajam — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah Popda XVII Kalimantan Timur untuk menyalakan kembali gairah olahraga pelajar di daerah.
Wakil Bupati Abdul Waris Muin menegaskan Popda tahun ini bukan hanya tentang mengejar medali, melainkan menyusun ulang fondasi pembinaan cabor-cabor pelajar yang selama ini belum berkembang optimal.
“Beberapa cabor kita ini punya potensi besar, tapi kadang-kadang kurang mendapat perhatian. Popda ini kesempatan untuk memperbaikinya,” kata Waris saat melepas kontingen PPU, Jumat (14/11).
Menurut Waris, pengalaman tiga tahun lalu ketika PPU finis di posisi ketujuh menjadi evaluasi penting. Kini, dengan status sebagai tuan rumah, ia meyakini atlet-atlet muda PPU lebih siap dan memiliki modal pengalaman yang lebih kaya.
“Anak-anak kita ini sudah sering bertanding, sering pulang bawa piala. Jadi target lima besar itu insyaallah bukan sesuatu yang berlebihan,” ujarnya.
Waris memastikan bahwa pemerintah daerah tetap memberikan apresiasi berupa bonus bagi atlet yang meraih prestasi. Namun detailnya, kata dia, akan diatur langsung oleh Disdikpora.
“Bonus itu biasanya ada. Hanya saja besarannya belum bisa kami umumkan sekarang, karena masih menunggu penyesuaian dan aturan,” jelasnya.
Meski sempat ditanya apakah PPU menargetkan juara umum, Waris memilih bersikap realistis. Ia mengakui setiap tuan rumah pasti ingin menjadi yang terbaik, tetapi capaian harus tetap dihitung berdasarkan kekuatan yang ada.
“Tentu setiap tuan rumah ingin juara umum. Tapi perhitungan dari Pak Kadis, kita fokus dulu ke lima besar. Kalau nanti bisa melampaui, itu bonus dari kerja keras atlet,” katanya.
Waris juga menegaskan bahwa pembinaan atlet pelajar akan menjadi perhatian serius Pemkab PPU ke depan. Cabor-cabor yang selama ini kurang tergarap akan mulai diperbaiki fasilitas, pendanaan, hingga pola pembinaannya.
“Setiap cabor membawa nama daerah. Meskipun kecil, tetap harus diperhatikan. Fasilitasnya ditingkatkan, anggarannya dibenahi, pembinaannya diperkuat,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa visi-misi kepala daerah memang menempatkan olahraga sebagai sektor yang harus diperkuat secara berkelanjutan.
“Pak Bupati sudah tegaskan, olahraga di Penajam harus naik kelas. Hadiah, pendanaan, pembinaan semua kita dorong agar merata dan berkesinambungan,” tutupnya. (Bey)




