25.3 C
Bontang
Senin, November 29, 2021
spot_img

Upayakan Bayar Insentif Nakes, Sekda : Perlu Perhitungan Tepat

KAREBAKALTIM.com – Sekertaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati mengatakan insentif tenaga kesehatan (Nakes) menunggak selama lima bulan, sejak Januari-Mei 2021 lantaran belum dianggarkan baik murni ataupun refocusing.

“Belum bisa dianggarkan, apalagi biaya penanganan Covid-19 lebih besar dari refocusing yang dilakukan,” tuturnya.

Selain itu, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Maritim di 2021 tidak sebesar 2020 lalu. Sehingga pencarian insentif berbeda dengan sebelumnya.

Aji Erlynawati menjabarkan, acuan insentif pada 2020 untuk tenaga dokter spesialis sebesar Rp15 juta, dokter umum Rp10 juta, dan nakes Rp5 juta per bulan.

“APBD kita tidak mencakup kalau disesuaikan dengan acuan tahun sebelumnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (17/6/2021).

Lanjutnya, pihaknya pun masih menunggu penetapan pemberian insentif tersebut dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia juga menyebutkan, pemberian insentif nakes harus melalui perhitungan yang benar. Seperti perhitungan berapa dokter menangani Covid-19.

Kendati begitu, pada APDB perubahan mendatang Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tetap mengupayakan membayar insentif nakes. Pasalnya untuk anggaran murni tidak bisa menutupi. (*)

Reporter : Mirah Hayati

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,044FansSuka
3,036PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles