KAREBAKALTIM.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Faisal mengkritik Gedung X Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Lapangan Bessai Berinta, Bontang Utara atau yang dikenal dengan sebutan Lapangan Lang-Lang.
Pasalnya gedung MTQ yang diresmikan Januari 2021 lalu tersebut nampak kotor dan bau. Selain itu, Mushola yang terdapat di dalam bangunan keagamaan dan budaya itu dinilai sudah tidak layak.
“Fasilitas di dalamnya sangat memperihatinkan. Toilet dan WC-nya jorok, bau, kotor,” bebernya saat dikonfirmasi, Kamis (14/9/2023).
Menurut politisi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini pemeliharaan bangunan yang menelan anggaran sebesar Rp11,6 Miliar itu akan berdampak langsung terhadap masyarakat yang berkunjung. Baik setelah digunakan untuk event ataupun warga yang sedang melakukan aktivitas olahraga.
Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang ini meminta pemerintah menempatkan seorang petugas kebersihan di kawasan tersebut. Sehingga kenyamanan dan keamanan MTQ dapat terus terjaga, terawat, dan tidak terbengkalai.
Terlebih menurutnya, pemerintah acap kali merekrut tenaga kontrak daerah (TKD). Dengan begitu mempermudah lembaga eksekutif mengirim satu orang untuk dipekerjakan di gedung putih ini.
“Ini seharusnya menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Apalagi di MTQ selalu ada kegiatan, ramai dikunjungi,” tukasnya.
Sebagai informasi, Pemkot Bontang pun tengah melakukan pembenahan. Lantaran Gedung X MTQ tersebut rencananya bakal dialihfungsikan menjadi kawasan Pujasera atau tempat olahraga lainnya. (Adv)
Penulis: Mira




