Tak Jadi Disegel, 254 Kios Pasar Rawa Indah Diberi Kesempatan Jelang Ramadan

Kondisi lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang yang tidak juga aktif usai diberi surat peringatan. (KAREBAKALTIM/Mirah)

KAREBAKALTIM.com – Dinas Koperasi, Usaha, Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) kembali memberi kesempatan bagi pedagang Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) yang tidak aktif berjualan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar DKU-KMP Bontang, Andi Parenrengi, menyebutkan pihaknya masih memberi toleransi kepada pemilik lapak. Dengan kata lain, rencana penyitaan lebih dari 250 lapak itu diurungkan sementara.

“Prosesnya panjang, jadi tidak bisa langsung diambil begitu saja. Ini juga sudah mau bulan puasa, siapa tahu ada yang mau kembali berjualan,” ujarnya saat dihubungi, Kamis, 10 Maret 2022.

Kata dia, dari 267 pemilik kios, baru 13 yang melapor. Kendati begitu, ia belum bisa memastikan batas waktu perpanjangan tersebut terhadap 254 pemilik lapak lainnya.

“Kita belum menentukan waktu, nanti sampai kapan, karena aturannya pun masih dikaji,” sambungnya.

Sebelumya, pihak UPT sudah mengeluarkan surat teguran sebanyak 3 kali kepada para pegadang yang tidak beraktivitas di pasar semi modern tersebut. Jika tidak melapor, bakal diambil alih.

Usai teguran ketiga, pemerintah masih memberikan kelonggaran selama dua pekan lamanya agar pedagang melapor. Akan tetapi, masih terdapat ratusan pedagang belum melakukan konfirmasi ke pihak UPT hingga tenggat waktu yang ditentukan.

“Intinya masih diberi kesempatan. Kita berharap mereka mau, dan menghidupkan suasana pasar di Bulan Ramadan,” tutupnya. (*)

Reporter : Mirah Hayati
Editor : Qadlie Fachruddin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini