Sektor Pariwisata Salah Satu Strategi Bontang Hadapi Resesi

KAREBAKALTIM.com – Perekonomian Indonesia dikatakan dalam ambang resesi pada tahun 2021. Dalam situasi pandemi virus corona ini, Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengalami resesi.

Mengutip kata Forbes, resesi memiliki makna penurunan aktivitas ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Sebelumnya, sejumlah negara telah mengalami resesi, di antaranya Amerika Serikat, Singapura, Korea Selatan, dan beberapa negara lainnya.

Pada kuartal III-2020 ekonomi Indonesia minus 3,49 persen. Membuat pemerintah daerah tidak terkecuali Bontang harus menyiapkan strategi untuk menghadapi hal tersebut.

Kepala Badan Pendapat Daerah (Bapenda) Kota Bontang Sigit Alfian mengatakan, dalam menghadapi ancaman resesi tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan mengandalkan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan potensi pariwisata.

Untuk mewujudkan hal tersebut kata Sigit sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang perlu lebih ditingkatkan.

“Kedepan OPD akan didorong untuk melakukan kegiatan dengan skala nasional maupun provinsi, yang berpotensi untuk menarik wisatawan,” ujarnya.

Salah satu destinasi wisata yang menjadi peluang yakni Masjid Terapung di Kelurahan Lok Tuan. Lokasi tersebut nantinya akan berpotensi dalam mengembangkan beberapa sektor, termasuk sektor kuliner dan produk UMKM.

“Lebih jauh kita berharap Kota Bontang akan menjadi daerah kunjungan. Dengan itu maka perputaran ekonomi akan berjalan,” pungkasnya. (ADV)

 

 

Reporter : Tomy
Editor : Siti Nurkhasanah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini