SAMARINDA- Setelah mempunyai Road Map Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Provinsi Kaltim diyakini mempunyai potensi sport tourism atau daya tarik wisatawan agar bisa datang untuk menyaksikan even olahraga yang digelar di Benua Etam.
“Alhamdulillah baru-baru ini sudah ada even triathlon, menyelam dan bersepeda hingga berselancar,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, beberapa waktu lalu.
Even ini merupakan potensi sport tourism di Kaltim.
Misalnya Kabupaten Berau yang mempunyai obyek olahraga layar dan juga keindahan obyek wisata lautnya yang menawan.
Terpenting yakni pengembangan sport tourism dapat diawali dari yang kecil-kecil terlebih dahulu. Namun jika sudah diminati banyak warga maupun wisatawan, maka akan mempunyau peluang besar untuk menjadi destinasi.
Sekda menuturkan terkadang wisatawan tak hanya ingin menikmati pemandangan, namun juga bisa melakukan aktifitas lain misalkan olahraga, termasuk even olahraga yang dilaksanakan bertaraf regional, nasional bahkan internasional.
“Dan ini bagian dari pengembangan potensi wisata di daerah,” ujarnya.
Salah satunya yakni kompetisi layar yang pernah digelar oleh Pemkab Berau bekerjasama dengan PT Berau Coal.
Sekda Sri berpendapat program-program seperti itu bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi daerah Kaltim sambil berwisata.
“Ini akan menjadi ikon Kaltim. Sebab, para wisatawan akan mengetahui Kaltim memiliki Gugusan Kepulauan Derawan dan Maratua yang indah,” paparnya.
Kaltim juga mempunyai atlet-atlet layar yang bertaraf internasional dan merupakan warga asli Berau.
Sri menilai Kaltim sudah mempunyai hulu dan hilir sport tourism, diantaranya pengembangan olahraga layar yang ada di Kabupaten Berau.
Diakuinya, di Indonesia mempunyai sport tourismnya, cuma mempunyai tempat saja. Misalnya Borobudur yang biasa mengadakan triathlon dan marathon.
“Tapi, itu hanya tempat saja. Di Kaltim, tempat dan atletnya pun ada,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, pengembangan sport tourism didukung oleh tersedianya atlet. Provinsi Kaltim sudah mempunyai keduanya yakni tempat dan atlet sehingga potensinya cukup besar.
“Selain memiliki atlet yang berpotensi meraih prestasi bertaraf internasional, ternyata kita mampu mengangkat potensi wisata yang indah,” paparnya.
Di Kaltim dapat dikembangkan sport tourism diantaranya panjat tebing, bersepeda, menyelam, selancar maupun layar.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



