SAMARINDA – Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menuturkan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim, akan ada ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga ikut pindah ke IKN. Pemindahan ini akan dimulai tahun 2024.
Sekda Sri memiliki harapan Bankaltimtara tak hanya jadi kebanggaan Kaltim, namun juga kebanggaan bagi warga IKN.
“Tantangan Bankaltimtara adalah ketika warga IKN sebagai nasabah yang sudah terbiasa transaksi cash plus, transaksi non tunai, pelayanan serba mudah dan cepat,” ujar Sri Wahyuni, beberapa waktu lalu.
Sekda berpendapat bagaimana warga IKN beralih ke Bankaltimtara, akan tetapi lembaga perbankan milik pemerintah daerah ini harus bisa meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga bisa bersaing dengan perbankan lainnya.
Sehingga Bankaltimtara tak saja jadi kebanggaan masyarakat Kaltim maupun Kaltara, namun juga bisa diminati oleh warga IKN untuk jadi nasabahnya.
Usia Bankaltimtara yang ke 58 ini, menurutnya sudah matang serta jam terbang pengalaman pada dinamika ekonomi lokal, nasional maupun global dinilai sudah cukup teruji.
“Pemprov Kaltim berharap Bankaltimtara menjadi bank terdepan dan prioritas didalam permodalan dan keuangan didaerah,” ujarnya.
Apalagi Bankaltimtara sudah jadi 5 terbesar pada kiprah kegiatan ekonominya.
Sekda meminta kepada Bankaltimtara agar terus mengadakan terobosan serta ide-ide baru untuk mengembangkan produk perbankan supaya masyarakat memperoleh banyak pilihan sebelum memilih menjadi nasabah Bankaltimtara.
Bankaltimtara diharapkan bisa terus meningkatkan pelayanan digital, sebab saat ini serba cash plus dan digital, termasuk juga adanya peningkatan limit transaksi secara digital.
Selain itu, melaksanakan variasi produk-produk perbankan yang memudahkan layanan serta transaksi yang diperlukan masyarakat.
Harapannya, Bankaltimtara tetap jadi bank daerah yang ada di hati masyarakat Kaltim maupun Kaltara.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



