KAREBAKALTIM.com, Bontang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis bagi berbagai perguruan tinggi kesehatan di Indonesia. Melalui kerja sama yang sudah berlangsung bertahun-tahun, rumah sakit ini menjadi tempat praktik profesi dan lapangan bagi mahasiswa kedokteran, keperawatan, hingga tenaga medis lainnya.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, Tri Ratna Paramita, mengatakan bahwa kemitraan dengan institusi pendidikan kesehatan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia bidang kesehatan.
“Setiap tahun kami menerima mahasiswa dari berbagai kampus untuk praktik di sini. Ini bagian dari komitmen kami dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Sebelum ditempatkan di berbagai unit pelayanan, para mahasiswa terlebih dahulu mengikuti sesi pengenalan rumah sakit. Mereka dibekali informasi mengenai profil RSUD, sistem kerja, alur pelayanan, hingga standar keselamatan pasien yang wajib diterapkan selama praktik.
Tri menegaskan bahwa pembekalan ini penting untuk menjaga mutu pelayanan sekaligus melindungi mahasiswa maupun rumah sakit dari potensi risiko selama masa praktik.
“Tujuannya bukan hanya untuk menjaga kualitas pelayanan, tapi juga melindungi mahasiswa dan pihak rumah sakit dari risiko selama praktik berlangsung,” jelasnya.
Kolaborasi yang terjalin tidak hanya memberi manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga berdampak positif bagi tenaga kesehatan di RSUD Taman Husada. Interaksi dengan para mahasiswa mendorong peningkatan wawasan, semangat belajar baru, serta memperkuat profesionalisme tenaga medis maupun keperawatan.
“Sekitar 80 persen tenaga kami adalah perawat. Karena itu, kegiatan praktik ini juga berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan,” tambahnya.
Ke depan, RSUD Taman Husada membuka peluang untuk memperluas kerja sama dengan lebih banyak perguruan tinggi serta memperbanyak bidang pendidikan yang dapat melakukan praktik di rumah sakit.
“Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan lebih banyak calon tenaga kesehatan yang siap terjun langsung ke dunia pelayanan medis,” tandasnya.




