KAREBAKALTIM.com, Bontang – Inovasi digital kembali dihadirkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi layanan kesehatan. Kali ini, rumah sakit tersebut resmi menerapkan sistem pengambilan obat tanpa resep fisik di apotek, demi meningkatkan efisiensi serta kenyamanan pasien.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, Tri Ratna Paramita, menjelaskan bahwa sistem digital ini dirancang untuk mempercepat alur pelayanan obat sekaligus meminimalisir penggunaan kertas. Setelah pasien menjalani pemeriksaan di poliklinik, resep dokter langsung terkirim secara digital ke unit farmasi tanpa perlu dicetak.
“Pasien cukup memasukkan kode yang diberikan dokter ke mesin e-tiket di area pengambilan obat. Tiket digital langsung keluar dan resep otomatis terbaca oleh apotek,” terangnya, Rabu (12/11/2025).
Transformasi digital ini memungkinkan pasien menghindari antrean panjang di apotek. Setelah memasukkan data, pasien dapat meninggalkan rumah sakit dan akan mendapatkan notifikasi melalui WhatsApp ketika obat telah selesai disiapkan.
“Fitur ini sangat membantu pasien yang memiliki aktivitas lain. Begitu obat selesai diracik, kami kirim pesan ke nomor ponsel yang terdaftar,” tambah Tri Ratna.
Sistem ini juga menyediakan alternatif akses apabila pasien kehilangan kode tiket. Mereka dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor BPJS yang telah terdata dalam sistem.
Tak hanya fokus pada kecepatan layanan, RSUD Taman Husada turut mengintegrasikan fitur penilaian dokter dalam sistem digital yang sama. Pasien dapat langsung memberikan rating setelah menerima pelayanan.
“Apabila ada dokter dengan rating di bawah empat bintang, tim kami segera melakukan evaluasi di hari yang sama. Tujuannya agar mutu pelayanan tetap terjaga,” ujarnya.




