KAREBAKALTIM.com, Bontang – Lonjakan jumlah pasien dalam dua bulan terakhir membuat kapasitas ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bontang kerap penuh.
Pihak rumah sakit pun menyiapkan langkah strategis jangka panjang dengan merencanakan pembangunan Gedung C untuk menambah kapasitas layanan.
Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD Taman Husada Bontang, dr. Niken Titisurianggi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai tahap awal pembangunan gedung baru tersebut.
Diharapkan, pembangunan bisa segera direalisasikan setelah mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bontang.
“Kami sedang menyusun DED untuk pembangunan Gedung C, gedung baru yang diharapkan bisa meningkatkan kapasitas tempat tidur rawat inap. Mudah-mudahan mendapat dukungan dari Pemkot Bontang dan bisa mulai dibangun pada 2027,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, rencana pembangunan itu merupakan respons terhadap kondisi rumah sakit yang kerap kehabisan ruang rawat inap, terutama dalam dua bulan terakhir.
Namun, dikarenakan adanya efisiensi anggaran di tahun 2026 membuat pembangunan baru bisa dimulai paling cepat pada 2027.
“Saat ini total kapasitas kami 200 tempat tidur. Ke depan kami berharap bisa meningkat menjadi sekitar 250-an tempat tidur,” tambahnya.
Selain menambah ruang rawat inap, Gedung C nantinya juga akan dilengkapi dengan ruang perawatan intensif (ICU), ruang operasi yang lebih representatif, serta fasilitas penunjang lainnya agar pelayanan terhadap masyarakat semakin optimal.
“Harapannya, penambahan fasilitas tersebut, RSUD Bontang dapat mengurangi antrean pasien serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan,” tukasnya.




