25 C
Bontang
Selasa, Desember 7, 2021
spot_img

Ribuan Pelajar Usia 12 Tahun Divaksinasi

KAREBAKALTIM.com – Pemerintah Kota Bontang terus mengebut vaksinasi covid-19 pada pelajar. Pelajar Sekolah Dasar (SD) berusia 12 tahun salah satunya.

Tak hanya hari ini, pelaksanaan vaksinasi covid-19 di gelar hingga besok.

Ditemui di lokasi, Koordinator lapangan tim 1 vaksinasi covid-19, Erwin Wahyudiono mengatakan 1500 dosis vaksin jenis sinovac di salurkan hari ini di tiga lokasi. Kopkar PKT, Auditorium 3 Dimensi dan Gedung SD 011 Bontang Selatan.

“Kalau besok hanya dua lokasi. Auditorium 3 Dimensi dan PKM Bontang Lestari,” ucapnya Senin (4/10/2021).
Sebanyak 56 sekolah berpartisipasi mengikuti vaksinasi. Baik sekolah yang berasal dari Kecamatan Bontang Barat, Bontang Selatan maupun Bontang Utara. 35 sekolah mengikuti vaksinasi hari ini dan 21 sekolah mengikuti vaksinasi besok.

Dalam hal ini Pemerintah Kota Bontang menyasar 2.316 pelajar SD yang telah berusia 12 tahun untuk mendapat vaksinasi. “Hari ini 1.531 pelajar kalau besok 785 pelajar,” ujarnya.

Bilang Erwin, vaksinasi kali ini tidak berpatokan pada tingkatan kelas. Asal berusia 12 tahun keatas pelajar SD diperbolehkan mengikuti vaksin. “Kelas lima saja tadi ada. Meski usianya 12 tahun tapi kurang sehari tidak bisa di vaksin,” timpalnya.

Di Lokasi yang sama, Kepala Sekolah SD Negeri 010 Bontang Selatan Salihudin mengungkapkan agar tidak bergerombol, siswa yang akan mengikuti vaksinasi diantar oleh walimurid.

Sedangkan guru kelas ikut mendampingi siswa selama vaksinasi, termasuk menyiapkan dokumen yang dibutuhkan selama vaksinasi. “Menghindari krumuman. Orang tua hanya mengantarkan anak sampai depan pintu. Setelah itu kami yang akan mendampingi,” terang Salihudin.

Adapun, siswa yang divaksin hanya perlu membawa fotokopi kartu keluarga (KK) untuk menginput data. Setelah itu mereka diskrining seperti sasaran vaksinasi pada umumnya. Mulai dari tekanan darah sampai riwayat penyakit.

”Dua orang siswa kami tadi tidak bisa mengikuti vaksin. Karena pas diskrining ketahuan memiliki penyakit bawaan yaitu asma,” imbuhnya.

Kata Salihudin, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sebelum pelaksanaan vaksinasi, terlebih dulu pihaknya meminta persetujuan Walimurid dengan mengisi form online. “Seluruh Wali murid setuju saja kok,” tuturnya. (*)

Reporter : Mirah Hayati

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,846FansSuka
3,048PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles