KAREBAKALTIM.com, SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) berhasil meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya tahun 2023.
Fasilitator KLA Provinsi Kalimantan Timur Sumadi, Fasilitator KLA Provinsi Kalimantan Timur menyebutkan, pihaknya akan menyiapkan rencana aksi. karena KLA ini tahapannya dari Pratama, Madya, Nindya, Utama sampai dengan Kabupaten Layak Anak ( KLA) atau lima tahapan
Untuk masing-masing tahapan itu harus dicapai dalam kurun waktu tertentu. Dan untuk KLA ada lima Kluster dengan 24 indikator.
“Jadi hari ini rapat untuk bisa mencapai indikator-per indikator itu melalui apa yang disebut Rencana Aksi Daerah. Jadi untuk masing-masing daerah membuat aksi tertentu dimana rencana aksi ini akan disesuaikan dengan kondisi daerahnya,” kata dia dalam rapat Rapat Penyusunan Aksi Daerah (RPAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) diruang rapat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Selasa, (23/05/2023)
Sumadi mencontohkan disatu daerah masih di Kategori Pratama. Untuk Pratama biasanya akan mencapai pada tahapan yang lebih atas lagi itu pada Madya.
Akan tetapi khusus untuk Kutai Timur ini ada satu lompatan yang, seharusnya dari Pratama itu ke Madya dulu. Tapi penilaian sementara dari Provinsi Kalimantan Timur sudah mencapai pada Nindya atau pada tahapan yang ketiga.
Pada tahapan ketiga nanti akan dinilai kembali oleh Kementerian PPDT Pusat apakah memang betul apa yang sudah dicapai Kutim bisa bertahan pada tahapan Nindya itu nanti akan dilihat dari realitas dengan bukti-bukti yang menunjang bisa terpenuhi.
“Kalau semuanya bisa terpenuhi maka Kutim akan terjadi lompatan didalam meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak ( KLA) dimana dari pratama langsung Nindya melompat satu tahapan” kata Sumadi.
Karena untuk sebuah daerah dalam mencapai KLA butuh waktu yang cukup lama. Karena ada satu daerah sudah lima tahun bahkan delapan tahun masih pratama.
Karena untuk mencapai tahapan, pratama ini diangka 501 ke angka 600, kemudian Madya dari 601-sampai 700. Nindya diangka 701 – sampai 800 dan Utama dari 801 sampai 900 serta untuk KLA itu dari angka 901 sampai 1000.
“Nanti seandainya sudah ada KLA di Kaltim bukan berarti tidak ada anak juga, kan kalau 901 kemungkinan masih ada masalah sekitar 9. Kalau saya melihat di Kutim dari sisi kekompakan semua dinas instansi luar biasa ”sebutnya. (ADV)



