Puluhan Tahun Tidak Tersentuh, Terminal Bus Bontang Dianggap Tak Layak

KAREBAKALTIM.com – Masyarakat Bontang berharap kepada Pemerintah agar segera merenovasi Terminal Kota Bontang yang kondisinya sudah dianggap tidak layak digunakan.

Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Andi Tajuddin Nur mengatakan, dirinya belum melihat adanya perbaikan yang terjadi selama 30 tahun bekerja di terminal tersebut.

“Toiletnya sudah tidak bisa digunakan, kadang-kadang tersumbat dan pelaponnya pun sudah hancur,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (5/1/2020).

Pemerintah pun sama sekali belum memberikan perhatian khusus dalam hal ini renovasi semenjak Terminal Bontang berdiri.

Dia pun menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sudah tidak memiliki wewenang terhadap terminal tersebut dikarenakan sudah dialihkan ke Provinsi.

“Harus menggunakan anggaran provinsi, karena bukan wewenang pemerintah kota lagi. Pihak provinsi pernah berencana untuk memperbaiki amun belum terealisasi sampai sekarang,” katanya.

Sementara, Ade penumpang bus tujuan Samarinda juga mengungkapkan hal yang sama. Kata dia, dari awal menggunakan jasa transportasi di Terminal Bontang tidak pernah melihat perubahan yang signifikan.

“Saya uda berapa kali bolak balik kesini jenguk keluarga. Gitu-gitu aja ku liat mbak,” sambungnya.

Dirinya berharap, agar secepatnya
bisa diperbaiki untuk memberikan kenyaman bagi para penumpang. (*)

 

 

Reporter : Mirah Hayati
Editor : Siti Nurkhasanah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini