Potensi Sumbang PAD Rp100 Juta, RPH Telihan Minim Anggaran

KAREBAKALTIM.com – Rumah Pemotongan Hewan (RPH) juga berpotensi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan Kota Taman.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Eddy Forestwanto mengatakan, PAD yang dihasilkan dari tempat pemotongan tersebut cukup tinggi.

“Target kita biasanya Rp100 juta. Seperti sebelum Covid-19 melanda bisa mencapai Rp120 juta. Nah, 2019 lalu kita targetkan Rp80 juta, tapi berhasil terealisasi sebesar Rp100 juta,” bebernya, Senin (17/5/2021).

Untuk menunjang mutu, kualitas pelayanan, dan memenuhi target retribusi setiap tahunnya, dibutuhkan perbaikan yang maksimal.

Seperti biaya perbaikan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), pembuatan rumah untuk menutup ipal dan pemasangan blower dan memperbaiki sistem pengairan di RPH Telihan Kilo 6, Bontang Barat ini.

“Kita butuh dana perbaikan supaya bisa maksimal,” ucapnya.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih terkendala pada minimnya anggaran yang ada. Sebab, kata dia, dana yang tersedia hanya cukup untuk operasional saja.

Sebagai informasi, RPH merupakan unit pelayanan masyarakat dari pemerintah dalam penyediaan daging yang memenuhi standar, segar serta halal untuk dijual dan dikonsumsi. (*)


Reporter : Mirah Hayati
Editor : Risman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini