24.5 C
Bontang
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img

Perangi Hoax, Diskominfo Sosialisasikan Pentingnya Vaksin Sinovac

KAREBAKALTIM.com – Di tengah upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan mempersiapkan vaksin sinovac, masih saja terdapat informasi hoax yang beredar.

Hal tersebut tentunya membuat sebagian masyarakat enggan di vaksin. Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dan Pengelolaan Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Yudhi Pancoro mengatakan, ini menjadi hal yang krusial. Untuk itu Diskominfo bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang dalam memerangi pandemi covid-19.

“Jadi kita bekerja sama dengan Dinkes dalam hal mensosialisaikan vaksin sinovac covid-19,” ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung Knowledge House Badak LNG, Sabtu (27/2/2021) pukul 11.00 WITA.

Berita hoax berasal dari plesetan atau kurangnya komunikasi tentang informasi yang diterima. Sehingga, masyarakat awam mudah terkena berita-berita hoax dan membuat mereka (masyarakat) meragukan keamanan dan kehalalan daripada sinovac tersebut.

Kata Yudhi, kasus hoax di Kota Bontang sendiri belum dapat pastikan, namun berdasarkan Kominfo Pusat, berita yang tidak akurat ini tersebar sebanyak 119 kasus.

Pihaknya akan terus berupaya dalam mencegah penyebaran hoax dengan terus menggalakkan sosialisasi-sosialisasi dan akan melakukan talkshow atau kunjungan ke media. Baik cetak, online, dan radio yang ada di Kota Bontang.

“Kita berharap Jurnalis juga dapat membantu kita dalam memerangi hoax, karena itu berita bohong. Wartawan juga sebagai penyambung lidah baik kami maupun masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, ia mengimbau agar masyarakat rajin untuk melaporkan diri apabila telah menempuh perjalanan jauh. Hal tersebut menjadi salah satu kunci untuk menekan angka kasus Covid-19. Apalagi menurutnya, prilaku ini akan mempermudah pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus yang tak kasat mata ini.

“Masa pandemi sudah berjalan selama satu tahun, sebab itu diperlukan kerjasama semua pihak,” katanya.

Untuk diketahui, tingkat kasus covid-19 di Kota Bontang pada 26 Februari 2021 yakni sebanyak 5063 pasien, 4176 sembuh, 788 masih menjalani perawatan, dan 82 meninggal dunia.

Sementara itu, vaksin sinovac telah tiba di Bontang pada Jumat (26/2/2021) pukul 10.45 Wita sebanyak 190 vial diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Negara Indonesia (TNI), Kepolisian RepubliK Indonesia (Polri), Jurnalis, Ojek Online (Ojol), pedagang pasar, dan sebagainya. (*)



Reporter : Mirah Hayati
Editor : Siti Nurkhasanah

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,846FansSuka
3,051PengikutMengikuti
18,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles