KAREBAKALTIM.com – Pemerintah Kota Bontang kembali mengajukan usulan penambahan 11.214 Sambungan Rumah (SR) untuk jaringan gas (jargas) kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Program ini merupakan kelanjutan dari rencana pemerintah sebelumnya, yang sudah berhasil memasang sekitar 18 ribu sambungan jargas di era pemerintahan Neni-Basri.
Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kota Bontang, Ubayya Bengawan, menyambut baik program tersebut. Ia menilai bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan Bontang sebagai City Gas—sebuah status yang sebelumnya ditetapkan oleh Kementerian ESDM pada tahun 2020.
“Program jaringan gas ini adalah kelanjutan dari pemerintahan sebelumnya. Dulu, saat Kementerian ESDM mengunjungi Bontang, kami ditetapkan sebagai City Gas. Dengan adanya tambahan sambungan jargas ini, maka itu adalah bagian dari kesinambungan program yang sudah berjalan,” ujar Ubayya, Selasa (26/09/2024).
Dia juga menegaskan bahwa program jargas ini sangat penting untuk dilanjutkan oleh pemerintah ke depan, karena dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Dengan semakin banyak rumah tangga yang terhubung dengan jargas, Bontang bisa mengatasi masalah kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.
“Jika semua masyarakat bisa menggunakan jaringan gas, maka kebutuhan akan elpiji 3 kilogram akan berkurang, dan kelangkaan gas melon tersebut bisa diatasi,” tambahnya.
Ubayya, yang turut memperjuangkan pengadaan jargas di masa pemerintahan sebelumnya, mengapresiasi bahwa jumlah sambungan yang diusulkan tahun ini merupakan kelanjutan dari pencapaian sebelumnya. Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan agar seluruh masyarakat Bontang bisa menikmati fasilitas jaringan gas rumah tangga secara gratis.
“Kami patut bersyukur dengan tambahan 11 ribu sambungan jargas ini. Semakin banyak sambungan yang terpasang, maka semakin dekat kita dengan tujuan menjadikan Bontang sebagai City Gas,” ujarnya.
Program ini juga dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan energi di Kota Bontang. Dengan adanya jargas, penggunaan gas elpiji dapat diminimalkan, sehingga masalah distribusi dan ketersediaan gas elpiji di pasar tidak lagi menjadi kendala bagi masyarakat.
Penulis : Aji




