28.2 C
Bontang
Rabu, Desember 1, 2021
spot_img

Pemkot Mulai Gelar PTM, Pedagang Kecil Belum Bisa Raup Keuntungan

KAREBAKALTIM.com – Seorang pedagang makanan ringan berupa pentol rebus, Ruslan mengaku sedih, pasalnya angin segar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah kemungkinan belum berpihak kepada dirinya.

PTM sendiri wacananya akan dimulai di sejumlah sekolah di Bontang pada pekan depan. Tapi ada regulasi tersendiri yang harus dipatuhi.

Alasan kesedihan pria 40 tahun ini, yaitu di aturan durasi jam sekolah. Yaitu hanya tiga jam dan tanpa istirahat. Bahkan kabarnya, para siswa juga dibatasi untuk jajan di luar lingkungan sekolah.

“Ya kalau begitu aturannya, agak sedih juga pak le ini,” kata pria 51 tahunan ini kepada wartawan saat ditemui di depan SMPN 2 Bontang, Sabtu (25/9/2021) .

Ruslan sendiri menaruh harap yang cukup besar di PTM ini. Karena penghasilannya ia nilai bisa kembali normal lagi. Bagaimanapun, pelanggan yang paling menjanjikan untuk pedagang pentol seperti dirinya adalah anak sekolah.

Ruslan bercerita, saat kondisi normal dan sekolah masih ramai-ramainya, pendapatannya lumayan besar hingga bisa menghidupi dirinya bahkan keluarganya di Jawa. Ia mengungkapkan, kala itu tepatnya dua tahun lalu, penghasilan perharinya bisa mencapai Rp. 500 ribu per hari, dengan gilingan daging bisa mencapai 2 kilo. Meski modalnya Rp 400 ribu per dua hari, keuntungan nya masih lumayan banyak.

“Kalo dulu ya cukup lah untuk biaya smuanya,” jelasnya.

Ruslan berharap masih ada kelonggaran ke depan. Contoh kecilnya pemerintah tidak perlu mengatur soal jajan diluar lingkungan sekolah. Agar roda ekonomi pedagang kecil seperti dirinya bisa kembali normal. (*)

Reporter : Mirah Hayati

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,044FansSuka
3,038PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles