KAREBAKALTIM.com, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan kesehatan dasar tetap hadir dan dapat diakses seluruh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar. Ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian bersama dalam pelayanan kesehatan.
Dirinya menyebut, tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah mencakup aspek infrastruktur, operasional pelayanan, serta tata kelola administrasi.
“Ketiga aspek ini saling berkaitan dan menentukan kualitas layanan kesehatan yang diterima masyarakat,” ujarnya, Sabtu (31/1).
Menurut Tohar, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh untuk memberikan pelayanan dasar tanpa memandang pertimbangan untung dan rugi. Ia menekankan bahwa layanan kesehatan merupakan kewajiban negara yang harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun.
“Dalam pelayanan dasar, pemerintah tidak boleh berhitung soal mudah atau sulit. Negara harus selalu hadir,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, pelayanan kesehatan tidak akan berjalan maksimal apabila tidak didukung oleh tata kelola yang baik dan terstruktur. Karena itu, pembenahan sistem secara menyeluruh menjadi kunci dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di daerah.
Lebih lanjut, Tohar menyampaikan bahwa Pemkab PPU saat ini telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem layanan.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang jelas terkait mekanisme pelayanan kesehatan, termasuk akses ke fasilitas kesehatan terdekat, termudah, dan terjangkau.
“Layanan kesehatan adalah layanan dasar yang wajib disediakan pemerintah daerah. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Bey)



