Pasar Citra Mas Lok Tuan Rata Dilalap Jago Merah, Terdengar Ledakan Sebelum Api Menyebar

KAREBAKALTIM.com – Pasar tradisional Citra Mas Lok Tuan dilalap si jago merah, Rabu (10/2/2021) sekira pukul 02.40 WITA dini hari tadi.

Kebakaran tersebut membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar dari tempat tidurnya. Warga Lok Tuan pun berbondong datang menyaksikan kejadian.

Tidak berlangsung lama, petugas pemadam kebakaran pun datang di lokasi kejadian. Total 5 mobil pemadam dan 1 support mobil pick up dikerahkan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bontang. Namun tak berdaya, api merembet secara cepat.

Berdasarkan keterangan saksi, Ridwan salah satu pedagang yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung mengatakan ia melihat api pertama muncul dari arah depan, tak jauh dari lapaknya di sekitar area Blok 3 sekiranya jam 02.44 WITA. Saat melihat api tersebut ia mencoba menghubungi kerabat yang saat itu tengah tertidur pulas sembari mencoba mengeluarkan barang dagangannya.

“Pertama lihat kobaran api dari pantulan kaca masjid, di area blok 3 di sekitar ruko Haji Hakim dan api sudah mulai membesar,” ujarnya.

Tidak lama berselang dari titik api pertama yang ia lihat, terdengar suara ledakan dari arah blok 1. Setelah itu, api juga mulai terlihat menyala dari arah sana.

“Dari awal saya lihat api muncul, tidak lama terdengar beberapa suara ledakan. Setelah itu api semakin cepat menyebar,” ujarnya.

Tidak banyak barang dagangan yang ia sempat selamatkan sebab api merembet secara cepat. Ia pun menyayangkan petugas Damkar yang pertama kali datang terlihat kebingungan mengoperasikan alat pemadam. Sehingga api tidak cepat tertangani.

Selain itu iya juga merasa janggal dengan kebakaran yang terjadi dini hari itu. Sebab awal ia melihat api berada di blok 3. Belum sempat menyebar ke Blok 2 terdengar ledakan di area blok 1, dan api pun juga langsung menyala di area blok 1 tersebut.

“Saya lihat awal api muncul di 3, saat itu blok 2 belum kena api, tapi blok 1 api sudah menyebar setelah terdengar beberapa ledakan,” ujarnya.

Hingga pagi hari, para pedagang mulai berdatangan mencoba mencari barang yang sekiranya masih tersisa. Aparat pun datang memasang garis polisi.

Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab kebakaran dan asal muasal api. (*)

Reporter : Tomy Gutama
Editor : Siti Nurkhasanah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini