Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menerima kunjungan audiensi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) di Ruang Tamu VVIP Room Odah Etam Kantor Gubernur Kaltim, beberapa waktu lalu.
Audiensi tentang persiapan penyelenggaraan Nusantara Agrifest 2023, dihadiri oleh Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Dr Myrna Asnawaty Safitri yang didampingi oleh Plt Direktur Ketahanan Pangan Dr Setia P Lenggono.
Di kesempatan ini, Deputi Myrna Safitri menerangkan Nusantara Agricultur Festival (Agrifest) 2023 akan dilaksanakan di Kelurahan Margo Mulyo Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada tanggal 25-26 November 2023.
“Kami memilih Margo Mulyo Samboja, sebab selama ini kegiatan IKN identik dengan Sepaku atau Kabupaten Penajam Paser Utara,” terangnya.
Sehingga mayoritas orang menilai IKN itu hanya Sepaku atau Penajam Paser Utara saja.
“Karenanya, event Nusantara Agrifest 2023, kami ingin lebih mengenalkan kawasan IKN lainnya, yang juga memiliki potensi besar mendukung ketersediaan dan kebutuhan pangan kedepannya,” paparnya.
Selain pertanian, Samboja juga mempunyai potensi kelautan maupun perikanan.
Sehingga event ini orang akan semakin terbuka wawasan serta pemahaman bahwa wilayah IKN meliputi Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
“Dan semuanya memiliki potensi dan keunggulan sumber dayanya masing-masing, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan Kaltim dan IKN,” tutur wanita lulusan SMA Negeri 2 Samarinda ini.
Nusantara Agrifest 2023 sebagai event pertama menjadi sebuah forum yang akan mengumpulkan para petani yang ada di wilayah IKN.
Acara ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya farmers market, klinik pertanian (konsultasi), pelatihan singkat, pasar murah, seni budaya serta pameran gelar teknologi yang melibatkan perusahaan maupun perguruan tinggi.
“Kegiatan ini kami kerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan beberapa mitra IKN,” ujarnya.
Pj Gubernur Akmal Malik memberikan sambutan baik event sektor pertanian yang melibatkan para petani yang ada di wilayah IKN.
Sebab visi dari kegiatan ini sangat realistis dengan memaksimalkan potensi yang ada.
“Saya sangat senang dengan gagasannya, dan ini sangat bagus sebagai langkah awal kita menyiapkan orang-orang dan daerah di kawasan IKN dan buffernya memenuhi ketersediaan pangan,” ujarnya.
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri meminta otorita IKN supaya terus membangun sinergi maupun kolaborasi dengan seluruh elemen serta pihak dalam menyongsong IKN.
Langkah strategis perlu dilakukan supaya daerah-daerah buffer sama tumbuhnya dengan IKN, sosial, ekonomi serta infrastrukturnya.
Tiga wilayah bersentuhan langsung (buffer zone) dengan IKN, yaitu Balikpapan sebanyak satu kelurahan, Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 11 desa, serta Penajam Paser Utara sebanyak 32 desa.
Turut hadir staf khusus Pj Gubernur Esmerelda serta para staf Otorita IKN.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



