25.3 C
Bontang
Senin, November 29, 2021
spot_img

Masih Terkendala Lahan, Pemkot Sebut Taman Religi HOP 7 Perlu Proses Panjang

KAREBAKALTIM.com – Wacana Basri Rase untuk alih fungsi lahan Hop 7 menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Bontang Kalimantan Timur masih perlu jalan panjang. Pasalnya hingga kini, akuisisi lahan milik PT Badak LNG yang terletak di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara itu, masih ditahap negosiasi.

Kata Basri, wacana itu ia sampaikan pada saat pertemuan dengan perwakilan perusahaan dalam agenda pertemuan forum Corporate Social Responsibility (CSR) di pulau Bali beberapa waktu lalu.

Pun ia mengklaim, pihak PT Badak LNG sendiri sudah merespon baik hal itu. Meskipun begitu, alih fungsi lahan seluas 20 hektare itu adalah persoalan lain. Katanya masih perlu ada tahapan komunikasi lanjutan ke depan.

“Masih jauh, Lahannya aja belum dikasih,” kata Wali Kota Bontang, Basri Rase ditemui usai rapat Paripurna di Gedung DPRD Bontang, Senin (27/9/2021).

Basri mengungkapkan, RTH itu nantinya akan menjadi taman religi. Dimana bentuk keanekaragaman agama yang ada di Bontang, akan direpresentasikan di Taman itu. Selain itu, ia juga menilai kebutuhan RTH di Bontang masih kurang. Yaitu sebanyak 30 persen dari total luasan wilayah Kota Bontang.

“Ruang hijau kita ini kan baru 7 persen, kita butuh tambahan lagi mudahan ini bisa terealisasikan,” ujarnya.

Basri pun menambahkan, jika pihak perusahaan memberikan lahan itu dirinya berkomitmen membangun ikon wisata religi. Diakhir ia pun berharap agar rencana ini mendapat dukung. Baik dari masyarakat maupun unsur lembaga lainya.

“Berharap bisa didukung supaya kita berhasil merealisasikan rencana ini,” tandasnya. (*)

Reporter : Tomy Gutama

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,044FansSuka
3,036PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles