25.5 C
Bontang
Minggu, November 28, 2021
spot_img

Komisi II DPRD Bontang Minta Wali Kota Evaluasi Kepala OPD yang Tak Bekerja Maksimal


KAREBAKALTIM.com – Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam kritisi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang serapan APBD 2021 semester pertamanya rendah. Bahkan secara persentase realisasi anggarannya masih berada dibawah 40 persen.

Dari data tersebut, Rustam menilai adanya kinerja yang tidak maksimal. Ia pun meminta Wali Kota Basri Rase lakukan evaluasi terhadap kepala OPD terkait.

“Ada sekitar 16-17 OPD yang realisasi anggaran semester pertama di bawah 40 persen,” ungkapnya, Selasa (27/7/2021).

Bahkan yang lebih membuat ia terkejut yakni masih terdapat sejumlah OPD yang realisasi anggarannya berada dibawah 20 persen dari keseluruhan pagu anggaran di dinas tersebut.

“Tentu kita sangat prihatin melihat relasasi anggaran tersebut, dimana harusnya dapat tersersap maksimal. Ya paling tidak minimal bisa terserap 35 persen lah,” ujarnya.

Lebih jauh, Rustam mengatakan Komisi II DPRD Bontang akan memanggil belasan OPD tersebut untuk meminta penjelasan. Terlebih di sisa waktu yang tinggal beberapa bulan ke depan ini.

Selain itu, pihaknya juga akan membahas prognosis untuk 6 bulan ke depan. Ia berharap belasan OPD yang memiliki serapan anggaran rendah di semester pertama 2021 dapat memaksimalkan penyerapan anggaran di semester kedua.

“Sehingga besaran Silpa di APBD 2021 tidak meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Tomy Gutama

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,044FansSuka
3,032PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles