Imbas Penerapan Jam Malam, Sigit Alfian : New Normal Sudah Tepat

KAREBAKALTIM.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang, Sigit Alfian mengatakan pemberlakuan batasan jam malam oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang guna menekan penyebaran Covid-19 akan berdampak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kalau jam malam hanya berlaku sampai jam 10 malam, maka kasihan kafe-kafe dan UKM lainnya,” ucap Sigit, saat ditemui di kantornya, Jl MH Thamrin, Bontang Baru, Senin (19/10/2020).

Bapenda sangat mengapresiasi pengusaha kafe yang hampir keseluruhannya merupakan anak-anak generasi milenial, dan mampu berkontribusi kepada daerahnya.

“Seharusnya pemerintah berterimakasih karena mereka (kafe) bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” tuturnya.

Sigit menegaskan, penerapan new normal oleh pemerintah pusat sudah sangat tepat, mengingat konsep penanganan masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi dapat berjalan seiring dan simultan.

“Cukup dengan rajin mencuci tangan, jaga jarak dan memakai masker serta tidak berkumpul, sama-sama menjaga,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan tidak setuju dengan peraturan jam malam ini. Sebab hal tersebut jelas berimbas pada PAD.

Namun, apabila penerapan jam malam telah disetujui mendagri, pihaknya tentu menghormati keputusan itu dan wajib turut mendukung kebijakan Pemkot Bontang tersebut.

“Peraturan ini sangat berimbas ke PAD kita,” tutupnya. (ADV)

 

 

Reporter : Tomy
Editor : Siti Nurkhasanah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini