spot_img

HMI Menyongsong Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur

Oleh: Muhammad Arimin*

Pemerintah pusat telah mencanangkan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Wacana ini terus bergulir disertai dengan upaya mendatangkan investor, penyediaan lahan, hingga pembuatan desain IKN yang modern dan merepresentasikan Indonesia yang beragam dari segi suku, agama, budaya, dan bahasa.

Sejak bergulir pada pengujung 2019, wacana pemindahan IKN masih jadi perbincangan di kalangan akademisi, masyarakat, pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Meskipun menuai tantangan disebabkan tekanan perekonomian nasional dan global karena pandemi Covid-19, rencana tersebut patut untuk terus didorong sehingga terealisasi di masa yang akan datang bahwa Indonesia akan mengalihkan pusat pemerintahannya ke sebagian wilayah Kalimantan Timur.

Terdapat dua hal mendasar yang menjadi landasan sehingga IKN perlu dipindahkan ke Indonesia bagian tengah itu. Pertama, kondisi Jakarta yang kian tak representatif untuk dijadikan ibu kota yang sesuai dengan semangat kemajuan zaman. Selain itu, daya dukung lingkungan di Jakarta kian mengkhawatirkan.

Kedua, mengalihkan konsentrasi perekonomian yang selama ini terpusat di Pulau Jawa. Hal ini bermaksud mendorong perekonomian nasional terbentuk secara merata di 34 provinsi di Indonesia.

Memang, jika dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya, Pulau Jawa telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Beberapa penelitian menyebutkan, dibutuhkan waktu sekitar 50 tahun bagi daerah-daerah di Indonesia bagian tengah dan timur untuk sejajar dari segi infrastruktur dengan Pulau Jawa. Begitu juga dari segi Sumber Daya Manusia (SDM). Kesenjangan antar-pulau tersebut membutuhkan langkah revolusioner dan upaya jangka panjang agar tercipta pemerataan dalam pembangunan.

Peran Sumber Daya Lokal

Pemerintah daerah di Kalimantan Timur perlu dirangkul dan didengarkan pendapat mereka dalam persiapan dan pembangunan IKN. Sebab banyak hal yang berkenaan dengan pemindahan ibu kota ini yang membutuhkan gagasan, masukan, dan dukungan dari pemerintah daerah, baik kabupaten/kota maupun provinsi.

Begitu pula dengan sumber daya lokal. Pemerintah pusat perlu menciptakan dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi SDM di Kalimantan Timur untuk berkiprah dalam pembangunan IKN. Begitu pula saat ibu kota dipindahkan ke provinsi tersebut. Peran-peran SDM di Kalimantan Timur perlu diketengahkan sebagai bagian penting dalam rencana jangka panjang dalam pembangunan Indonesia pasca pemindahan IKN.

Hal ini sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan sumber daya lokal?tanpa mengabaikan peran-peran yang tetap diberikan kepada seluruh anak bangsa. Perlu saya garisbawahi, gagasan ini tak bermaksud menciptakan superioritas SDM Kalimantan Timur sehingga mengabaikan pengembangan sumber daya di berbagai daerah. Hal ini semata untuk menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memberikan peluang seluas-luasnya dalam pemberdayaan SDM di Kalimantan Timur.

Peluang dan Tantangan HMI

Sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam kebijakan pemindahan IKN di Kalimantan Timur, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai entintas terpenting yang menjadi wadah pembentukan kader umat dan bangsa, akan dituntut perannya dalam persiapan, pemindahan, dan pembangunan IKN.

Peran-peran HMI dalam pemindahan IKN yakni: pertama, memperkuat pengaderan. Sebagaimana organisasi kader yang konsen dalam pembentukan pemimpin masa depan bagi umat dan bangsa, HMI seyogyanya terus melakukan pengaderan agar dapat mendorong dan menyongsong pembangunan Indonesia di masa depan.

Dalam mendorong pendidikan para kader, HMI sepatutnya memiliki wadah yang memadai untuk pelatihan, pertemuan, dan kantor yang representatif untuk kegiatan keorganisasian. Pemindahan IKN juga akan mewajibkan HMI memindahkan sekretarian Pengurus Besar (PB). Sehingga di ibu kota baru dibutuhkan persiapan lahan dan desain gedung pengaderan serta kantor PB HMI.

Ke depan, jika terpilih sebagai ketua umum dalam Kongres ke-XXXI HMI di Surabaya, insyaallah saya memiliki komitmen untuk menyiapkan lahan satu hektare di ibu kota yang dapat digunakan untuk gedung pelatihan dan sekretariat PB HMI. Lahan itu juga dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat untuk pengaderan HMI.

Kedua, memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan yang konstruktif serta berkeadilan. Pemindahan IKN adalah salah satu bagian penting dalam desain pembangunan Indonesia. Karena itu, peran-peran maksimal kader-kader HMI dalam menyumbang masukan dan kritikan juga tak kalah penting dalam persiapan dan pemindahan IKN ke sebagian wilayah PPU dan Kukar.

Ketiga, melakukan kontrol yang intensif dan berkelanjutan dari persiapan hingga pemindahan ibu kota. Kontrol terhadap pembangunan IKN juga tak kalah penting agar proses dan pelaksanaannya tidak menimbulkan hal-hal yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan serta prinsip-prinsip pembangunan. (Staf Ketua PB HMI/Red)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
3,912FollowersFollow
22,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

news-0812-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

10111

10112

10113

10114

10115

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

news-0812-mu