24.5 C
Bontang
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img

DPTPH Kaltim Bersama DKP3 Bontang Lakukan Sosialisasi Kepada Kelompok Tani se-Bontang Utara

KAREBAKALTIM.com – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang bersama Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur laksanakan rapat koordinasi terkait Pengawasan Pangan dan Mutu Pangan Segar, Selasa (8/4/2021).

Kegiatan yang dilakukan di aula Kelurahan Bontang Kuala tersebut turut menghadirkan kelompok tani se-Kecamatan Bontang Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Siti Farisyah Yana mengatakan tujuan dilakukannya rapat koordinasi yakni memberikan sosialisasi terkait pengawasan keamanan pangan terhadap pelaku usaha yang menjual pangan segar. Baik kelompok tani, maupun kelompok penjual di pasar.

“Tidak hanya di Bontang tapi juga di Kabupaten/Kota lainnya di Kaltim,” ungkapnya di sela rapat berlangsung.

Siti menjelaskan, dalam sosialisasi tersebut pihaknya memberikan pengertian perihal dampak buruk menggunakan pestisida yang mengandung bahan kimia dalam proses penanaman pangan segar. Seperti buah dan sayur.

Pihaknya juga mendorong kelompok tani agar dapat beralih melakukan penanaman secara organik. Selain berguna menghasilkan pangan segar yang sehat, juga dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok tani tersebut. Sebab harga jual produk organik jauh lebih tinggi ketimbang non organik.

“Karena kita tidak ingin pangan segar yang beredar itu mengandung zat atau organisme berbahaya. Sehingga tidak baik bagi kesehatan masyarakat di masa yang akan datang,” ujarnya.

Selain itu, Siti juga mendorong kelompok tani yang telah menghasilkan produk pangan organik untuk dapat menyertifikasi produknya. Agar dapat menambah nilai jual, serta meyakinkan konsumen bahwa hasil produksi tersebut merupakan asli produk organik.

“Karena kalau tidak disertifikasi kita tidak tahu itu produk organik atau bukan. Dan juga dapat menambahkan nilai jual di pasaran, sehingga kesejahteraan kelompok tani juga meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Bontang Debora mengatakan pihaknya juga akan terus berupaya menyajikan pangan segar yang sehat bagi masyarakat.

Ia berharap sosialisasi seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat maupun kelompok tani agar dapat beralih ke produk-produk organik.

“Kita terus berupaya bagaiamana pangan yang langsung dikonsumsi masyarakat itu aman dan tidak mengandung zat berbahaya,” ungkapnya.

Debora juga menjelaskan, pihaknya juga gencar mendorong dan memfasilitasi kelompok tani agar produk mereka dapat tersertifikasi. Karena yang mengeluarkan sertifikasi adalah kewenangannya Provinsi.

“Kita terus mendorong kelompok tani agar dapat menyertifikasi produk mereka. Kita berharap dengan sosialisasi ini dapat membuka mata mereka akan pentingnya hal tersebut,” pungkasnya. (*)



Reporter : Tomy Gutama
Editor : Siti Nurkhasanah

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,846FansSuka
3,051PengikutMengikuti
18,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles