25.3 C
Bontang
Senin, November 29, 2021
spot_img

DPRD Minta Diperindagkop Tingkatkan Layanan di Era Digitalisasi

KAREBAKALTIM.com – Kemajuan teknologi di era 4.0 ini mengharuskan pemerintah untuk terus berinovasi guna mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. Sekaligus mewujudkan program pemerintah, yakni Smart City.

Dari itu, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Bakhtiar Wakkang menyarankan, pemerintah dapat membuat semacam aplikasi yang dapat mendata sekaligus memantau aktivitas jual beli pedagang tradisional secara online.

“Dapat dilaksanakan dan memudahkan dengan memanfaatkan teknologi tersebut, termasuk dapat meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bontang,” kata Bakhtiar saat pembahasan progres pasar sementara dan pasar baru Loktuan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), beberapa hari lalu.

Pihaknya pun sudah menyampaikan usulan tersebut kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) serta Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar agar dikaji dengan maksimal.

Kepala Disepeindagkop Kota Bontang pun mmenyambut baik program tersebut. Rencananya aplikasi ini akan diterapkan di 3 pasar tradisional besar di Bontang, yaitu besar tradisional di Bontang. Diantaranya, Pasar Citra Mas Loktuan, Pasar Telihan dan Pasar Taman Rawa Indah.

Tujuan dibuatnya program untuk dapat melihat data real terkait pedagang yang memiliki kios sehingga dapat terdata dengan baik.

“Program tersebut menghabiskan biaya Rp200 juta setelah kami melakukan kajian dan menjumlah totalnya,” pungkas Asdar. (*)



Reporter : Mirah Hayati
Editor : Siti Nurkhasanah

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,044FansSuka
3,036PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles