25.6 C
Bontang
Senin, November 29, 2021
spot_img

DPRD Desak Pemerintah Rampungkan Lapak Sementara Pedagang Loktuan

KAREBAKALTIM.com – Keadaan pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Citra Mas Loktuan sampai saat ini masih menggantung, pasalnya janji pemerintah untuk memberikan santunan dana dan mendirikan tenda-tenda darurat sampai saat ini belum terealisasi.

Hal itulah yang membuat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Agus Haris menyoroti Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terkait lambatnya merealisasikan janji tersebut.

“Tidak selayaknya pemerintah menggantung nasib pedagang dengan musibah yang menimpa ratusan pedagang ini, kejadiannya pun hampir sebulan, 10 Februari 2021 lalu,” ungkapnya usai mengikuti rapat di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Selasa (09/03/2021).

Pihaknya sudah memberikan waktu selama seminggu termasuk melakukan rapat dan mengingatkan kepada dinas terkait untuk mengerjakan, akan tetapi sampai sekarang belum ada yang terwujud.

“Kami memberikan waktu selama seminggu, karena pemerintah masih memiliki cukup anggaran untuk disalurkan kepada korban kebakaran,” sambungnya.

Anggaran yang digunakan tersebut diambil dari pos dana tak terduga (DTT) dan juga perusahaan di sekitar Kelurahan Loktuan akan ikut membantu.

Pemerintah sudah berjanji akan mendirikan pasar sementara yang akan selesai minggu ini, akan tetapi hingga saat ini masih belum selesai. Sehingga, dewan akan memberikan ultimatum kepada pemerintah.

“Kemudian akan menyusul pemberian santunan seperti yang dijanjikan, tidak membiarkan pedagang menunggu lebih lama lagi,” lanjutnya.

Agus mengatakan, apabila dalam sepekan ini masih juga belum direalisasikan, masyarakat akan memandang pemerintah kerjanya lamban.

Ini semua merupakan kepentingan publik yang meliputi hak interpelasi dan meminta keterangan dari pemerintah, sehingga dewan mempunyai hak untuk menekan pemerintah.

“Bukan untuk kepentingan pedagang saja, akan tetapi kepentingan semua masyarakat, apalagi pasar merupakan salah satu pusat sentral bagi kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Sementara saat dihubungi Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Abdul Malik menyebutkan, telah menyerahkan 301 material untuk membuat lapak sementara ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM).

“Itu yang menyerahkan perusahaan. Sesuai dengan jumlah korban kebakaran, yakni 301 lapak sementara,” ucapnya, Selasa (09/03/2021).

Kendati begitu, ia tidak bisa memastikan kapan lapak tersebut akan rampung. Namun, kata dia pada Rabu, (10/3/2021) sudah harus ada pengerjaan.

“Besok sudah harus dimulai itu kerjakan,” sebutnya.

Kepala Disperindagkop Bontang Asdar Ibrahim menuturkan, pihaknya tidak tinggal diam akan hal tersebut. Tetapi butuh proses untuk merealisasikannya.

Selain itu, timnya akan mengupayakan menyelesaikan pembangunan lapak sementara itu dalam waktu dekat.

“Kita butuh proses untuk selesaikan. Belum lagi harus komunikasi dengan perusahaan terkait,” tutupnya. (*)



Reporter : Mirah Hayati
Editor : Siti Nurkhasanah

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,044FansSuka
3,036PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles