DKP3 Bontang Beberkan Program Kunci Pengawasan Pangan Daerah

KAREBAKALTIM.com – Sebagai leading sector dan otoritas pada keberlangsungan pangan di daerah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang telah memprogram sejumlah agenda.

Rangakain program itu meliputi pengawasan pangan, baik di huli hingga hilir (peredaran) serta pembinaan masyarakat petani.

Kepala Bidang (Kabid) Pertanian DKP3 Bontang Debora Kristiani mengatakan salah satu kegiatan yang rutin dilakukan DKP3 Bontang yakni mengunjungi pasar-pasar untuk menyurvei harga pasaran pangan di Kota Taman.

“Kami kunjungan ke pasar induk setiap hari. Pasar Rawa Indah dan Telihan seminggu 2 kali. Nah, dari kunjungan itu kami akan tahu kendalanya dan dibahas dalam rapat serta mencari solusinya,” ungkapnya.

Selain survei harga pangan, ada pula kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Di mana kegiatan tersebut dilakukan setiap Rabu serta memonitor ke beberapa kelompok wanita yang ada di Bontang. Serta terakhir melakukan pembinaan pedagang maupun petani.

“Kami lakukan pembinaan seperti mengimbau kepada para petani agar tidak menggunakan bahan-bahan kimia. Sedangkan untuk para pedagang kami memonitor buah-buahan dan sayuran yang tidak layak dikonsumsi,” tuturnya.

Debora menjelaskan seluruh kegiatan itu merupakan upaya DKP3 Bidang Ketahanan Pangan dalam meningkatkan kinerja mereka.

Perlu diketahui, ketahanan pangan merupakan hal paling strategis bagi suatu negara. Karena pangan hal terpenting bagi kehidupan manusia. Bahkan hak pangan sendiri telah diundang-undangkan sebagai hak asazi manusia dalam Declaration of Human Right.

Berdasarkan UU Pangan 2012 bahwa ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup. Baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat. Untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini