Ditegur 3 Kali, 267 Kios di Pasar Tamrin Bontang akan Disegel

KAREBAKALTIM.com – Ratusan lapak pedagang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) dipastikan disegel Pemkot Bontang.

Ihwal penyegelan bermula dari keengganan pedagang pasar mengisi lapak pasca relokasi.

“Pedagang dilarang melakukan aktivitas di kios yang tidak pernah digunakan, 264 lapak itu sudah kita tempelkan surat teguran ketiga,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar DKUKMP Kota Bontang, Andi Parenrengi, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 16 Februari 2022.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah melayangkan teguran pertama dan kedua pada 27 Desember 2021 dan 6 Januari 2022.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar DKUKMP Kota Bontang, Andi Parenrengi. (KAREBA/Mirah)

Disebutkan, pedagang atau pemilik lapak diminta melapor jika ingin berjualan kembali sampai tenggat waktu yang ditentukan, yakni 13 hingga 20 Februari 2022 mendatang.

“Baru tiga yang datang melapor mau jualan lagi,” sambungnya.

Sebagai upaya agar pasar dapat digunakan selayaknya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Koperasi, Usaha, Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) mengeluarkan surat teguran untuk ketiga kalinya, Kamis 10 Februari 2022.

Kendati begitu, UPT Pasar bakal tetap mengawasi pedagang yang sudah melapor. Lantaran jangan sampai hanya sekedar melapor tapi tidak berjualan atau hanya digunakan sebentar kemudian tutup lagi.

Ia menegaskan, sesuai isi surat terguran ketiga apabila waktu yang ditentukan tidak ada pedagang yang melapor, maka hak pakai petak akan diambil alih oleh pemerintah atau disegel.

Nyaris dua tahun gedung Pasar Taman Rawa Indah diresmikan, tepatnya pada 6 Agustus 2020 lalu.

Berbagai polemik pun bermunculan, salah satunya, pedagang sembako yang tidak menerima lapaknya berada di lantai 2 dan 3 dikarenakan dagangan mereka terhitung berat.

Sehingga, banyak pedagang yang enggan untuk berjualan. Hingga kini, jumlah lapak kosong masih terbilang banyak mencapai 267 dari 1.366 kios.

Dengan rincian, di lantai 1 terdapat 1 lapak kosong. Sementara lantai 2 sebanyak 24 kios dan lantai 3 tercatat 242 kios yang tidak terpakai.(*)

<span;>Reporter : Mirah Hayati
<span;>Editor : Qadlie Fachruddin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini