Samarinda – Peningkatan indeks pembangunan pemuda tentu tak lepas dari adanya program Kepemudaan yang masif dijalankan.
Kendati demikian, bukan rahasia umum jika dalam proses pengembangannya, terdapat kendala yang acap kali ditemui dalam menjalankan program tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading kerap kali menghadapi kendala dalam melakukan pengembangan. Salah satunya contohnya, banyaknya para pemuda yang mengaku kesusahan saat ingin berkomunikasi kepada pihak Dispora.
“Jadi ternyata masih banyak pemuda mengaku cukup kesusahan ketika ingin berkomunikasi kepada kami,” ujarnya, Kamis (2/11/2023).
Rasman juga menyebutkan masih banyak menemukan pemuda yang kurang dalam jiwa kepemimpinan dan tidak tertarik dengan politik.
“Parahnya lagi, ada pula pemuda yang masih menerima informasi hoaks dan menonton video porno,” tuturnya.
Melihat kondisi tersebut, ia merasa prihatin dan menekankan pentingnya pendidikan karakter.
Dirinya juga meminta kepada generasi muda, agar tak segan jika ingin berkomunikasi dengan pihak Dispora Kaltim. Mengingat, pentingnya dialog antara pemerintah dengan mahasiswa.
“Tentu kita persilahkan maka dari itu, kita beri pendidikan karakter kita juga buat agar pemuda bisa giat berorganisasi,” tandasnya. (ADV/DisporaKaltim)
