Samarinda – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma mengimbau agar seluruh Kabupaten Kota menyisihkan anggaran khusus untuk pembinaan atlet usia dini.
Hal ini dikemukakannya sebab, tidak semua kabupaten dan kota di Kaltim yang menyisihkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembinaan atlet usia dini.
“Prestasi ini menjadi modal mereka dalam mengajukan beasiswa termasuk mendapatkan tiket masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi. Jadi, mari kita dukung mereka untuk meraih hal tersebut,” ujarnya, Jumat (10/11/2023).
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pasal 18, pengalokasian tersebut diberikan oleh pemerintah untuk pendanaan DBON yang berasal dari APBD.
Dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan mempertimbangkan target capaian pelaksanaan DBON yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Menurut AHK, Dispora Kaltim ingin pembinaan prestasi dilakukan secara berjenjang. Dampaknya tentu agar dapat memberikan sumbangsih terbaik saat mewakili Kaltim di pelbagai ajang.
“DBON secara garis besar termuat dalam lima tahapan, yakni bertujuan meningkatkan budaya olahraga di masyarakat. Kemudian, meningkatkan kapasitas, sinergitas dan produktivitas olahraga prestasi secara nasional. Serta, dilakukan demi memajukan perekonomian nasional berbasis olahraga,” tutupnya. (Adv)



