Dinkes Bontang Galakkan Program Jumantik untuk Atasi DBD

KAREBAKALTIM.com – Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah masalah lingkungan yang bersumber dari nyamuk dan adanya pembiaran sarang nyamuk oleh manusia.

Upaya efektif untuk memberantas dan mencegah penyebaran DBD adalah dengan menggalakkan satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik).

“Jumantik itu merupakan upaya gerakan yang sangat efektif dan di setiap rumah itu ada satu juru pemantau jentik,” jelas Pengelola Program DBD Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang Yusuf Lensa Hamdan, Kamis (01/04/2021).

Yusuf mengatakan, sudah melakukan sosialisasi di Kelurahan yang ada di Kota Bontang untuk menerapkan program jumantik tersebut, terlebih dimasa pandemi seperti ini.

“Masih pandemi Covid-19, sehingga kami tidak leluasa masuk ke rumah warga,” ucapnya.

Pihaknya pun akan melakukan pemantaun setiap seminggu sekali terkait penerapan program ini.

Perlu diketahui, Jumantik merupakan petugas kesehatan atau anggota masyarakat yang secara sukarela memantau keberadaan jentik nyamukAedes Aegyptidi lingkungannya danmereka memiliki tanggung jawab mendorong masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin. (*)



Reporter : Mirah Hayati
Editor : Siti Nurkhasanah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini