Dibangun dengan APBD, Nursalam Minta Jalan Masjid Al-Ikhlas Dibuka

KAREBAKALTIM.com – Polemik Masjid Al-Ikhlas yang berada di Gunung Sari, RT 01, Kelurahan Tanjung Laut terus berlanjut. Bahkan akses jalan menuju Masjid dari dua arah tersebut pun ditutup.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Nursalam, mendesak jalanan di wilayah Gedung Dakwah Muhammadiyah ini dibuka kembali.

Pasalnya, pembangunan infrastruktur tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang.

“Tidak ada yang berhak mengklaim jalanan itu milik kelompok tertentu,” tegasnya saat mengikuti rapat kerja penyampaian tanggapan atau jawaban fraksi-fraksi DPRD Bontang dan Wali Kota, Senin (17/5/2021).

Legislatif usungan Partai Golongan Karya (Golkar) ini pun mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, segera menuntaskan persoalan tersebut. Terlebih secara hukum permasalahan sengketa itu sudah selesai.

Kata dia, apabila insfraktuktur umum ditutup atas kepentingan tertentu maka hal itu melanggar hukum dan bisa dikategorikan sebagai pidana.

“Kalau dibiarkan terus-menerus, nantinya akan lebih rumit. Kalau memang tidak bisa diselesaikan secara persuasif, harusnya ada tindakan represif,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyebutkan Mahkamah Agung (MA) memutuskan pengelolaan masjid ditetapkan ke Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Bontang.

Kendati begitu, Basri Rase mengaku sudah melakukan proses persuasif antara dua pihak bersangkutan. Akan tetapi, belum ada hasil. Sebab, masing-masing tetap ingin berada di Masjid Al-Ilkhas.

“Kita juga sudah menawarkan akan membangunkan Masjid jika salah satu di antaranya mengikhlaskan. Namun tidak ada yang ingin mengalah,” tuturnya. (*)

Reporter : Mirah Hayati
Editor : Risman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini