KAREBAKALTIM.com, Bontang – Aksi cepat dan penuh kepedulian kembali ditunjukkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang. Kali ini, bukan untuk memadamkan api, melainkan menyelamatkan seekor kucing malang yang mulutnya tersangkut kail pancing di kawasan Bontang Kuala RT 01, tepatnya di area Cafe Anjungan Indah, Rabu (5/11/2025) malam.
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Ibu Lina, yang mengabarkan bahwa kucing tersebut telah menderita selama dua hari karena kail logam masih menancap di bagian mulutnya. Warga sempat berupaya menolong, namun kesulitan lantaran posisi kail terlalu dalam dan berisiko melukai hewan itu lebih parah. Akhirnya, mereka memutuskan untuk meminta bantuan tim Damkar Bontang melalui pesan WhatsApp.
Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Regu Charlie langsung dikerahkan menuju lokasi pada pukul 22.30 Wita, dan tiba sepuluh menit kemudian. Dengan penuh kehati-hatian, petugas menggunakan tang pemotong khusus untuk melepaskan kail dari mulut kucing tersebut. Proses evakuasi berlangsung sekitar 50 menit dan berakhir aman pada pukul 23.20 Wita.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Kota Bontang Sarkani mengapresiasi kesigapan tim rescue di lapangan. Ia mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan non-kebakaran yang menjadi tanggung jawab Damkar.
“Kami tidak hanya menangani kebakaran, tapi juga siap membantu masyarakat dalam situasi penyelamatan apa pun, termasuk hewan yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Sarkani juga mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat menggunakan atau membuang alat pancing di sekitar permukiman. Menurutnya, benda seperti kail dapat menjadi ancaman serius bagi hewan peliharaan maupun satwa liar.
“Kasus seperti ini bisa dicegah jika masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan buang kail atau benang pancing sembarangan,” pesannya.
Dengan aksi penyelamatan tersebut, Damkar Bontang kembali menunjukkan bahwa peran mereka tak sebatas memadamkan api, melainkan juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan perlindungan makhluk hidup di Kota Taman.(ADV)




