Capai 59 Kasus DBD Sejak Awal Tahun, Warga Bontang Perlu Sadar PSN

Ilustrasi sarang nyamuk pada wadah-wadah di lingkungan rumah. (int)

KAREBAKALTIM.com – Angka penderita Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kota Bontang mengalami kenaikan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, terdapat 59 kasus yang tersebar di seluruh kelurahan Kota Taman dalam dua bulan terakhir.

Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit |(P2P) Dinkes Bontang, Asniwati, Jumamengatakan penyebaran kasus DBD menyebar hampir merata di 15 kelurahan yang ada di Kota Bontang.

Dengan rincian sebagai berikut; Kelurahan Tanjung Laut (TL) sebanyak 9 Kasus, , Api-api 1 kasus, Kanaan 2 kasus, Gunung Elai dan Gunung Telihan 3 kasus, Satimpo dan Belimbing 4 kasus.

Kemudian di Kelurahan Bontang Baru dan Berbas Pantai 5 kasus, Tanjung Laut Indah 7 kasus, Berebas Tengah dan Lok Tuan 8 kasus.

Sementara di Kelurahan Bontang Lestari, Guntung, dan Bontang Kuala nol kasus atau tak ada laporan penderita DBD.

“Saat ini kasus tertinggi di Kelurahan Tanjung Laut (TL) yakni 9 Kasus,” ujarnya.

Adapun untuk tingkat kematian dari kasus DBD hingga Jumat (18/2/2021)lalu, seorang penderita meninggal dunia di Kelurahan Tanjung Laut.

Kendati demikian, ia menyampaikan kasus yang ada saat ini bukan kasus yang perlu dikhawatirkan. Hanya saja perlu peran serta masyarakat guna mengantisipasi lonjakan kasus di waktu yang akan datang.

“Hanya saja jangan sampai terabaikan karena adanya Covid-19,” ungkapnya.

Guna meminimalisir lonjakan kasus ke depan, Dinkes Bontang gencar melakukan edukasi tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) kepada masyarakat. Selain itu, upaya penanganan kasus DBD melalui puskesmas juga perlu ditingkatkan.

“Kita edukasi masyarakat untuk membasmi PSN bukan fogging, karena kalau fogging hanya membasmi nyamuk dewasa tidak dengan jentiknya. Sementara yang mesti dibasmi yakni jentiknya,” tutup Asniwati. (*)

Reporter : Tomy Gutama
Editor : Qadlie Fachruddin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini