Antisipasi Dampak PMK, DKP3 Bontang Berdayakan Peternak Lokal

Bimbingan Teknis (bimtek) Manajemen Pemeliharaan Ternak bagi Peternak Sapi dan Kerbau di Kota Bontang, Selasa (23/8/2022).

KAREBAKALTIM.com – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Pemeliharaan Ternak bagi Peternak Sapi di Kota Bontang.

Agenda ini berlangsung selama dua hari, 23-24 Agustus 2022. Pada hari pertama, sebanyak 40 peternak mendapatkan pelatihan materi kelas oleh fasilitator yang dihadirkan DKP3 Bontang.

DKP3 menghadirkan dua narasumber, yakni, Desy Raharjo dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Samarinda dan Nuur Rizqi Bariroh dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Samarinda.

Kemudian pada Rabu (24/8), peserta bimtek melakukan pelatihan praktek pembuatan pakan.

Kepala DKP3 Bontang Edy Foreswanto melalui Penyuluh Pertanian Ahli Muda Evy Sulistiawati menyebutkan, tujuan bimtek meliputi pemberian pemahaman bagi peternak sapi mengenai manajemen pemeliharaan ternak yang baik dan benar.

“Agar para peternak dapat meningkatkan produktivitas ternak  sapi di kota di Bontang,” ungkapnya.

Terlebih, kata Evy, saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan berkuku belah yaitu sapi, kerbau, kambing domba dan babi sedang terjadi.

“Penyakit tersebut menyebabkan adanya kebijakan untuk membatasi mobilitas ternak, yang akan berdampak pada ekonomi masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, dengan adanya bimbingan teknis ini diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan peternak serta produktivitas ternak sapi di kota Bontang.

“Sehingga peternak kita mampu bersaing dalam usaha peternakan,” ungkap Evy. (*)

Penulis: Mirah Hayati
Editor: Qadlie Fachruddin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini