KAREBAKALTIM.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menginstruksikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkupnya menyumbang telur masing-masing dua piring mulai 8 Agustus 2023.
Hal ini dilakukan sebagai upaya pengentasan stunting di Kota Taman yang masih terbilang tinggi, yakni 22,16 persen. Selain itu, bertujuan mencapai target nasional penurunan stunting pada 2024 mendatang.
Menanggapi instruksi tersebut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Agus Haris justru menilai pemerintah keliru jika program dua piring telur dilimpahkan ke perangkat daerah.
Kata dia, seharusnya pemerintah secara langsung mengalokasikan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang khusus untuk penanganan dan pencegahan stunting.
“Salah kaprah itu kalau pemerintah bilang OPD wajib nyumbang telur. Kenapa tidak langsung dianggarkan saja”, ujarnya saat dihubungi, Sabtu (5 Agustus 2023).
Menurutnya anggaran yang digelontorkan secara langsung akan lebih efektif untuk pemenuhan gizi balita. Sebab, bukan hanya nutrisi dari telur yang didapatkan keluarga berisiko stunting namun juga susu, daging, dan makanan penyeimbang gizi lainnya.
Selain itu, wakil rakyat yang bermukim di Jalan Sidrap ini pun mengatakan pemerintah dapat berkolaborasi dengan perusahaan buffer zone untuk menangani stunting di Bontang, sehingga penanganannya lebih terarah.
Lebih jauh ia meminta dinas terkait melakukan pendataan terhadap masyarakat yang kurang mampu dan berada di lingkungan tinggi stunting, supaya bantuan yang bakal didistribusikan tepat sasaran.
“Nanti secara teknis programnya bisa dikelola dinas kesehatan dan dinas sosial. Tinggal dihitung seberapa besar masyarakat tidak mampu, jadi sasarannya tepat”, katanya.
Agus Haris berharap pemerintah segera menindaklanjuti usulan tersebut agar bisa dimasukkan pada vague APBD-Perubahan mendatang, sehingga penggunaan anggarannya dapat dipertanggungjawabkan.
“Dianggarkan saja mumpung APBD-Perubahan belum dibahas dan diserahka ke DPRD, rubah dari sekarang”, timpalnya. (ADV)
Penulis: Mira



