KAREBAKALTIM.com, MAKASSAR – Desas-desus soal kepindahan Rusdi Masse Mappessessu (RMS) dari Nasdem ke PSI terbukti sudah. Ia hadir dan dipasangkan jaket PSI pada Rakernas PSI di Kota Makassar.
Bergabungnya (RMS) ke PSI menjadi sorotan publik politik Sulawesi Selatan. Mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulsel itu dinilai membawa modal besar, baik dari sisi pengalaman politik maupun kekuatan finansial, untuk membangun PSI di Sulsel.
RMS dikenal sebagai salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Sulsel. Selama memimpin NasDem Sulsel, ia berhasil mengantarkan partai tersebut menjadi kekuatan utama di berbagai level pemilihan.
Berdasarkan laporan harta kekayaan, RMS juga tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp100 miliar. Kekuatan finansial yang kerap dikaitkan dengan kapasitas logistik dan jaringan politiknya.
Keputusan RMS bergabung dengan PSI disebut sebagai langkah strategis partai yang dipimpin Kaesang Pangarep untuk mempercepat ekspansi dan memperkuat struktur di daerah. Sulawesi Selatan menjadi salah satu wilayah yang dipandang krusial karena memiliki jumlah pemilih besar dan sejarah kontestasi politik yang ketat.
“Saya sudah membuktikan menjadi pemenang di Sulsel,” ungkap RMS.
Tantangan utama PSI ke depan adalah membangun mesin partai yang efektif, merekrut kader lokal, serta mengonversi popularitas tokoh menjadi dukungan elektoral nyata. Kehadiran RMS diharapkan mampu menjembatani PSI dengan jaringan politik dan sosial yang selama ini belum tergarap maksimal.
Langkah RMS ini sekaligus membuka babak baru persaingan politik di Sulawesi Selatan. Publik kini menanti, apakah perpaduan figur kuat dan sumber daya besar mampu membuat PSI menantang, bahkan mematahkan, dominasi NasDem di wilayah tersebut pada pemilu mendatang.
Dalam acara ini, hadir juga mantan Presiden Joko Widodo. Ia bahkan sempat menyampaikan arahan kepada seluruh kader PSI. Jokowi berjanji, ia masih sanggup datang ke seluruh Indonesia untuk membangun dan membesarkan PSI.
“Kita butuh struktur yang kuat. Jangan hanya sampai level DPD. Tapi harus sampai RT/RW. Saya juga masih sanggup untuk itu,” ujarnya. (int)



