KAREBAKALTIM.com, Bontang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola lingkungan kerja melalui penyelenggaraan Lomba 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).
Lomba 5R menjadi salah satu upaya strategis RSUD Bontang untuk menciptakan area kerja yang bersih, nyaman, dan efisien, sekaligus meningkatkan keselamatan pasien maupun tenaga kesehatan. Dalam kegiatan ini, setiap unit pelayanan dinilai berdasarkan tingkat kebersihan ruang, kerapian penataan alat, hingga kepatuhan dalam menjaga standar kebersihan secara konsisten.
Kepala Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ns. Sri Aryani mengungkapkan rasa bahagianya atas kemenangan timnya. Katanya, penerapan prinsip 5R bukan sekarat rutinitas, melainkan fondasi penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang bermutu tinggi.
“Budaya 5R harus menjadi kebiasaan sehari-hari. Lingkungan yang rapi dan bersih akan meningkatkan efektivitas kerja dan tentunya memberikan rasa aman bagi pasien dan staf,” ujarnya saat ditemui, Rabu (12/11/2025).
Dijelaskan, melalui lomba ini, RSUD Bontang menargetkan beberapa capaian penting, diantaranya mewujudkan lingkungan kerja yang lebih bersih, nyaman, dan efisien serta meningkatkan kedisiplinan dan budaya kerja positif di antara karyawan.
Selama lomba, setiap unit diwajibkan menerapkan lima prinsip dasar 5R, yakni:
* Ringkas: Memilah barang penting dan menyingkirkan yang tidak diperlukan.
* Rapi: Menempatkan barang sesuai fungsinya agar mudah ditemukan.
* Resik: Menjaga kebersihan ruangan dan peralatan secara rutin.
* Rawat: Mempertahankan standar Ringkas, Rapi, dan Resik secara konsisten.
* Rajin: Menjadikan kebiasaan baik sebagai gaya kerja sehari-hari.
“Jadi penerapan 5R ini itu untuk melatih para nakes untuk lebih disiplin. Semisal, peralatan yang sudah digunakan itu dikembalikan lagi ke tempat semula jadi saat akan kembali digunakan itu tidak bingung mencari alatnya,” sebutnya.
Selain menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, lomba 5R juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan dan kerapian sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang berkualitas.




