KAREBAKALTIM.com, Bontang – Respons cepat kembali ditunjukkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang) dalam menangani potensi kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa itu terjadi di Jalan MH Thamrin nomor 04 RT 24, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, pada Jumat (24/10/2025) sore.
Informasi awal diterima langsung melalui radio HT oleh Kabid Pengendalian Operasional Disdamkartan, Sarkani yang melaporkan adanya percikan api di atas plafon rumah warga akibat korsleting listrik. Tak ingin menunda, laporan itu segera direspons oleh Regu 2 Mako yang langsung diterjunkan ke lokasi bersama sejumlah anggota Damkar di luar jam dinas.
Tim bergerak cepat membawa 1 unit armada supply lengkap dengan peralatan pemadam dan perlindungan diri. Setibanya di lokasi pada pukul 17.28 Wita, petugas langsung melakukan pemantauan awal dan menemukan asap serta percikan api dari kabel listrik di area plafon.
Dengan sigap, petugas menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk memadamkan percikan tersebut. Demi memastikan keamanan maksimal, tim juga berkoordinasi dengan pihak PLN Bontang untuk memutus aliran listrik sementara di rumah tersebut. Langkah itu diambil guna mencegah terjadinya lonjakan arus listrik yang bisa memicu api lebih besar.
Beruntung, tindakan cepat dan koordinasi yang solid membuat situasi dapat dikendalikan dalam waktu singkat. Tepat pukul 18.00 Wita, kondisi dinyatakan aman dan terkendali, tanpa ada kerusakan serius maupun korban jiwa.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Sarkani, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan instalasi listrik di rumah. “Korsleting bisa terjadi kapan saja, apalagi jika instalasi listrik sudah berumur atau tidak sesuai standar. Periksa kabel dan sambungan secara rutin, serta jangan tunda melapor jika muncul percikan atau bau terbakar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Disdamkartan Bontang selalu siap siaga 24 jam tidak hanya menangani kebakaran besar, tetapi juga potensi bahaya kecil yang bisa berujung fatal bila diabaikan. “Tindakan cepat dan tepat adalah kunci mencegah kerugian lebih besar,” tegasnya.
Dengan kejadian ini, Disdamkartan kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan warga Bontang dari berbagai ancaman, baik kebakaran maupun potensi bahaya lainnya di lingkungan pemukiman.(ADV)




