KAREBAKALTIM.com – Masalah penanganan kemiskinan di Kota Bontang mendapatkan atensi dari legislator. Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam menilai diperlukan data yang akurat terkait warga yang masuk kategori demikian.
“Datanya harus valid supaya tepat sasaran,” terangnya.
Apalagi saat ini kondisi APBD Bontang sangat baik. Sehingga bisa dilakukan upaya untuk menekan angka kemiskinan. Bentuknya tidak hanya melulu dengan pemberian bantuan sosial.
Justru politisi Golkar ini berujar bisa terjadi kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Misalnya DinsosPM bekerja sama dengan Disnaker maupun kelurahan. Terkait dengan pemberian pelatihan maupun keterampilan.
Sehingga warga yang penghasilannya rendah bisa mendapatkan peningkatan pendapatan. Selain itu, Pemkot juga harus memberikan suntikan modal usaha. Bagi calon pelaku UMKM baru tersebut.
“Mungkin bisa dipetakan apa yang bisa digarap di daerah tersebut. Jadi itu bisa menjadi sumber penghasilan,” sebutnya.
Andi Faiz mengatakan jika data itu sudah valid maka prioritas penanganan lebih terarah. Disesuaikan dengan pengalokasian anggaran untuk penanganan kemiskinan.
“Update data pastinya ada tapi harus akurat,” pungkasnya.
Penulis : Aji




